Arab Saudi Bakal Kerek Harga Minyak Mentah ke Asia hingga Level Tertinggi
Selasa, 28 Januari 2025 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini mendorong perusahaan penyulingan China dan India untuk mencari kargo pengganti, dan mendorong premi spot untuk Oman dan Dubai ke level tertinggi sejak November 2022.
Baca Juga: China Berpaling dari Batu Bara, Permintaan Listrik Baru Dipasok Energi Hijau
OPEC+ yang memompa sekitar setengah dari minyak dunia, sepakat pada awal Desember untuk menunda dimulainya kenaikan produksi minyak selama tiga bulan hingga April dan memperpanjang pemangkasan penuh selama satu tahun hingga akhir 2026.
Kelompok ini akan bertemu pada 3 Februari di tengah seruan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan harga minyak. OSP minyak mentah Saudi biasanya dirilis sekitar tanggal 5 setiap bulan dan menentukan tren harga minyak mentah Iran, Kuwait, dan Irak yang mempengaruhi sekitar 9 juta barel per hari minyak mentah menuju ke Asia.
Baca Juga: China Berpaling dari Batu Bara, Permintaan Listrik Baru Dipasok Energi Hijau
OPEC+ yang memompa sekitar setengah dari minyak dunia, sepakat pada awal Desember untuk menunda dimulainya kenaikan produksi minyak selama tiga bulan hingga April dan memperpanjang pemangkasan penuh selama satu tahun hingga akhir 2026.
Kelompok ini akan bertemu pada 3 Februari di tengah seruan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan harga minyak. OSP minyak mentah Saudi biasanya dirilis sekitar tanggal 5 setiap bulan dan menentukan tren harga minyak mentah Iran, Kuwait, dan Irak yang mempengaruhi sekitar 9 juta barel per hari minyak mentah menuju ke Asia.
(nng)
Lihat Juga :