Ekspor LNG Rusia Cetak Rekor Baru, Siapa Pembelinya?
Rabu, 29 Januari 2025 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Data juga menunjukkan bahwa sekitar 186.000 ton dikirim dari terminal Utrenny, bagian dari proyek Arctic LNG 2. Selain itu, Kpler mengidentifikasi 135.000 ton pengiriman LNG Rusia lainnya berasal dari pelabuhan yang tidak ditentukan.
Laporan tersebut sejalan dengan pernyataan yang dibuat oleh Wakil Perdana Menteri Rusia, Aleksandr Novak bahwa pada bulan Desember ekspor LNG negara itu akan mencapai sekitar 33 juta ton pada akhir 2024.
"Kami memiliki proyek besar yang sedang berlangsung ... dengan (pabrik) baru yang sedang dibangun. LNG dipasok ke negara-negara Eropa dan Asia," kata Novak pada saat itu.
Ia juga menekankan, bahwa pasar LNG "sangat kompetitif" dan jumlah negara yang membeli bahan bakar Rusia naik "signifikan."
Uni Eropa menyumbang sekitar 17,4 juta ton, atau 52% dari total ekspor LNG Rusia pada tahun 2024, mewakili peningkatan 4% dibandingkan tahun 2023, menurut laporan tersebut. Lonjakan impor terjadi meskipun Uni Eropa berusaha mengekang ketergantungan pada energi Rusia.
Pada bulan Juni, Brussels menargetkan LNG Rusia untuk pertama kalinya, melarang operasi pemuatan ulang, transfer kapal-ke-kapal, dan transfer kapal-ke-pantai dengan tujuan mengekspor kembali ke negara ketiga melalui Uni Eropa. Sanksi tersebut memiliki masa transisi selama sembilan bulan.
Laporan tersebut sejalan dengan pernyataan yang dibuat oleh Wakil Perdana Menteri Rusia, Aleksandr Novak bahwa pada bulan Desember ekspor LNG negara itu akan mencapai sekitar 33 juta ton pada akhir 2024.
"Kami memiliki proyek besar yang sedang berlangsung ... dengan (pabrik) baru yang sedang dibangun. LNG dipasok ke negara-negara Eropa dan Asia," kata Novak pada saat itu.
Ia juga menekankan, bahwa pasar LNG "sangat kompetitif" dan jumlah negara yang membeli bahan bakar Rusia naik "signifikan."
Uni Eropa menyumbang sekitar 17,4 juta ton, atau 52% dari total ekspor LNG Rusia pada tahun 2024, mewakili peningkatan 4% dibandingkan tahun 2023, menurut laporan tersebut. Lonjakan impor terjadi meskipun Uni Eropa berusaha mengekang ketergantungan pada energi Rusia.
Pada bulan Juni, Brussels menargetkan LNG Rusia untuk pertama kalinya, melarang operasi pemuatan ulang, transfer kapal-ke-kapal, dan transfer kapal-ke-pantai dengan tujuan mengekspor kembali ke negara ketiga melalui Uni Eropa. Sanksi tersebut memiliki masa transisi selama sembilan bulan.
Lihat Juga :