Ekspor LNG Rusia Cetak Rekor Baru, Siapa Pembelinya?
Rabu, 29 Januari 2025 - 08:45 WIB
loading...
Rusia mengekspor 33,6 juta ton gas alam cair (LNG) pada tahun 2024, untuk mencetak rekor baru. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rusia mengekspor 33,6 juta ton gas alam cair (LNG) pada tahun 2024, untuk mencetak rekor baru. Mengutip data dari perusahaan analitik Kpler, lebih dari setengahnya gas Rusia masuk ke pasar Uni Eropa (UE).
Angka tersebut mewakili peningkatan 4% dari rekor sebelumnya sebesar 32,9 juta ton yang ditetapkan pada tahun 2022, seperti tercatat dalam laporan tersebut. Selain itu, Rusia mencapai tonggak sejarah baru pada bulan Desember, dengan mengekspor 3,25 juta ton LNG, atau meningkat hampir 14% dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: 3 Alasan Negara-negara Eropa Masih Membutuhkan LNG Rusia
Capaian itu juga 1,3% lebih tinggi dari tertinggi sebelumnya yang ditetapkan pada Desember 2023. Uni Eropa membeli lebih dari setengah volume meskipun bersumpah untuk menghilangkan ketergantungan pada energi negara yang dikenai sanksi.
Menurut Kpler, pangsa terbesar ekspor LNG Rusia tahun lalu berasal dari fasilitas LNG Yamal negara itu, dengan total pengiriman 21,1 juta ton, dengan kenaikan 6% dibandingkan tahun 2023. Sebaliknya, ekspor dari Sakhalin-2 turun 3,1% menjadi 9,9 juta ton.
Pada saat yang sama, pengiriman dari Vysotsk, rumah bagi pabrik skala menengah Gazprom LNG Portovaya dan Kriogaz-Vysotsk, meningkat sebesar 3,4% menjadi 2,31 juta ton.
Angka tersebut mewakili peningkatan 4% dari rekor sebelumnya sebesar 32,9 juta ton yang ditetapkan pada tahun 2022, seperti tercatat dalam laporan tersebut. Selain itu, Rusia mencapai tonggak sejarah baru pada bulan Desember, dengan mengekspor 3,25 juta ton LNG, atau meningkat hampir 14% dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: 3 Alasan Negara-negara Eropa Masih Membutuhkan LNG Rusia
Capaian itu juga 1,3% lebih tinggi dari tertinggi sebelumnya yang ditetapkan pada Desember 2023. Uni Eropa membeli lebih dari setengah volume meskipun bersumpah untuk menghilangkan ketergantungan pada energi negara yang dikenai sanksi.
Menurut Kpler, pangsa terbesar ekspor LNG Rusia tahun lalu berasal dari fasilitas LNG Yamal negara itu, dengan total pengiriman 21,1 juta ton, dengan kenaikan 6% dibandingkan tahun 2023. Sebaliknya, ekspor dari Sakhalin-2 turun 3,1% menjadi 9,9 juta ton.
Pada saat yang sama, pengiriman dari Vysotsk, rumah bagi pabrik skala menengah Gazprom LNG Portovaya dan Kriogaz-Vysotsk, meningkat sebesar 3,4% menjadi 2,31 juta ton.
Lihat Juga :