Sah! Trump Teken Tarif Impor Tinggi dari China, Kanada, dan Meksiko

Minggu, 02 Februari 2025 - 08:32 WIB
loading...
A A A
Saat ini, Meksiko berencana untuk tetap berkepala dingin sambil menimbang-nimbang pilihannya. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, yang tampil pada hari Sabtu di sebuah acara yang mempromosikan program perumahan pemerintah di luar Mexico City mengatakan, "Saya tenang, saya telah mengatakannya sejak kemarin, karena saya tahu bahwa ekonomi Meksiko sangat kuat."

Seorang pejabat senior pemerintahan AS, yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan, mengatakan bahwa tingkat energi yang lebih rendah mencerminkan keinginan untuk meminimalkan kenaikan yang mengganggu pada harga bensin atau utilitas. Ini merupakan tanda bahwa para pejabat Gedung Putih memahami pertaruhan yang mereka ambil dalam menghadapi inflasi.

Lonjakan harga di bawah mantan Presiden Joe Biden menyebabkan frustrasi para pemilih yang membantu mengembalikan Trump ke Gedung Putih tahun lalu. Perintah yang ditandatangani oleh Trump tidak mengandung mekanisme untuk memberikan pengecualian, kata pejabat tersebut, sebuah pukulan yang mungkin akan dirasakan bagi para pengembang yang bergantung pada kayu Kanada serta para petani, produsen mobil, dan industri lainnya.

Pemerintahan Trump memberlakukan tarif untuk memaksa ketiga negara tersebut menghentikan penyebaran dan produksi fentanil, selain menekan Kanada dan Meksiko untuk membatasi imigrasi ilegal ke Amerika Serikat.

Baca Juga: Trump dan BRICS Memanas, China Siap Hadapi Perang Dagang dengan AS

Pejabat tersebut tidak memberikan tolok ukur spesifik yang dapat dipenuhi untuk mencabut tarif baru, dan hanya mengatakan bahwa ukuran terbaik adalah lebih sedikit orang Amerika yang meninggal karena kecanduan fentanil.

Perintah tersebut juga akan memungkinkan tarif impor Kanada kurang dari USD800. Impor di bawah jumlah tersebut saat ini dapat menyeberang ke Amerika Serikat tanpa bea masuk dan bea keluar. "Ini tidak masuk akal secara ekonomi," ujar William Reinsch, penasihat senior di Pusat Studi Strategis dan Internasional dan mantan pejabat perdagangan AS dilansir dari AP, Minggu (2/2/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
FIFA Cabut Skorsing...
FIFA Cabut Skorsing Balogun, Trump Diduga Intervensi
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Rekomendasi
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Berita Terkini
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved