Bukan Investor Asing, Siapa Penyelamat Ekonomi RI Kala Pandemi?

Kamis, 03 September 2020 - 05:05 WIB
loading...
Bukan Investor Asing,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketua Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sutrisno Iwantono mengatakan, dalam hal investasi pemerintah jangan hanya fokus untuk mencari investor asing saja. Namun, pemerintah harus juga menjaga dan memelihara investor dalam negeri atau yang sudah ada.

"Orientasinya boleh ke investor asing tapi saya lihat kondisi di global, mereka (investor asing) masih memikirkan diri sendiri. Kalau kita berharap mereka akan datang ke sini tampaknya agak susah," katanya dalam diskusi secara virtual, Rabu (2/9/2020). (Baca juga: Wabah COVID-19 Membuat Investasi Divisi TI Makin Diperhitungkan )

Untuk itu, dia meminta agar pemerintah tidak melupakan investor dalam negeri. Sebab dalam kondisi seperti ini, investor yang sudah ada dalam negeri menjadi kartu penyelamat ekonomi.

"Kita bersyukur Indonesia agak berbeda dengan negara-negara di Eropa. Mereka sangat saling ketergantungan karena sudah go global, jadi ketika satu kena yang lain juga ikut terseret. Beruntung kita tidak terlalu bergantung ke investor global sehingga yang jadi kartu penyelamat investor dalam negeri," jelasnya. (Baca juga: Kasus Covid-19 di Eropa Kembali ke Level Maret, Dekati Puncak Wabah )

Selain itu, pemerintah juga harus menjaga existing investor. Sebab, banyak investor yang memiliki aset yang bisa direinvestasi. "Kita jangan hanya fokus mencari investor baru, karena yang lama harus dipelihara. Misalnya investor lama punya aset yang bisa di reinvest. Ini yang harus juga diperhatikan pemerintah," terangnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved