Brasil Batalkan Rencana Mata Uang BRICS, Fokus Pembayaran Lokal

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:10 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Zelensky Tolak Tandatangani Kesepakatan Mineral Tanah Langka dengan AS

Lula juga menyuarakan kekhawatirannya mengenai rendahnya komitmen keuangan yang diberikan oleh negara-negara kaya untuk mendukung konservasi hutan hujan Amazon. Sebagai tuan rumah COP30 yang akan diadakan di Belem pada November 2025, Brasil bertujuan untuk menarik lebih banyak pendanaan internasional guna melindungi kawasan hutan yang sangat vital ini.

Peningkatan kebakaran hutan di Amazon juga menjadi sorotan utama, dengan data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 29 juta hektar lahan di Brasil, sebagian besar di wilayah Amazon, terbakar sepanjang tahun 2024 jumlah yang hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya dan yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Pemerintah Brasil berharap konferensi COP30 di Belem akan menjadi momentum penting untuk menggalang dukungan internasional dalam upaya pelestarian hutan Amazon yang semakin terancam. Dengan posisi strategis Brasil dalam blok BRICS dan peranannya dalam agenda lingkungan global, negara ini terus berupaya untuk memperkuat peranannya di panggung internasional meskipun menghadapi tekanan politik dan ekonomi yang semakin besar.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Infografis
5 Mata Uang Paling Lemah...
5 Mata Uang Paling Lemah di Dunia versi Forbes 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved