Brasil Batalkan Rencana Mata Uang BRICS, Fokus Pembayaran Lokal

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:10 WIB
loading...
A A A
Ia menegaskan bahwa tidak ada peluang bagi BRICS untuk menggantikan dolar dan memperingatkan negara-negara yang mencoba melakukannya untuk siap menghadapi konsekuensi besar, termasuk kehilangan akses ke pasar AS. Walaupun pendirian Brasil tentang mata uang bersama sedikit lebih moderat, Lula tetap berpendapat bahwa negara-negara BRICS memiliki hak untuk mendiskusikan alternatif perdagangan yang tidak sepenuhnya bergantung pada dolar AS.

Baca Juga: Pembicaraan Trump dan Putin Singgung Soal BRICS, Ini 7 Poin Lengkapnya

Salah satu solusi yang sedang dipertimbangkan adalah penggunaan teknologi blockchain dan sistem pembayaran baru yang dapat mengurangi biaya transaksi serta mengurangi paparan terhadap sanksi ekonomi sepihak. Sumber-sumber yang terlibat dalam pembicaraan tersebut menambahkan bahwa negara-negara BRICS tidak berniat untuk sepenuhnya meninggalkan cadangan dolar mereka.

Sebaliknya, mereka akan mencari cara untuk menurunkan ketergantungan terhadap dolar tanpa menimbulkan ketegangan ekonomi lebih lanjut. Dalam hal ini, Brasil telah melaksanakan Sistem Pembayaran Mata Uang Lokal (SML) yang memungkinkan perdagangan dengan negara-negara seperti Argentina, Uruguay, dan Paraguay, meskipun penggunaan sistem ini masih terbatas.

Melansir dari BNE Intellinews, Pertemuan penting BRICS berikutnya dijadwalkan akan berlangsung di Rio de Janeiro tahun ini di mana negara-negara anggota akan mempresentasikan kemajuan mereka dalam mengembangkan sistem pembayaran lintas batas berbasis mata uang lokal. Selain isu ekonomi, Brasil juga menghadapi tantangan besar dalam upaya pelestarian lingkungan.

Presiden Lula mengungkapkan keprihatinannya terkait agenda anti-lingkungan yang didorong oleh pemerintahan Trump, yang semakin mempersulit negara-negara berkembang untuk mendapatkan komitmen finansial dari negara-negara maju dalam upaya melindungi ekosistem global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Segera Diluncurkan,...
Segera Diluncurkan, Berikut 3 Fakta Mata Uang BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved