alexametrics

Dibuka Reli, Rupiah Pulang Terkoreksi ke Rp13.694

loading...
Dibuka Reli, Rupiah Pulang Terkoreksi ke Rp13.694
Kurs rupiah ditutup jatuh 34 poin ke level Rp13.694 per dolar Amerika Serikat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Selasa (18/2/2020) gagal melanjutkan penguatan. Indeks Bloomberg mencatat rupiah ditutup jatuh 34 poin atau 0,25% ke posisi Rp13.694 per USD.

Awal perdagangan, rupiah di pasar spot dibuka melanjutkan penguatan 5 poin atau 0,04% ke level Rp13.655 per USD, dimana Senin kemarin berada di Rp13.660 per USD. Selasa ini, rupiah berada di Rp13.655-Rp13.694 per USD.

Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Selasa petang ini, terkoreksi 14 poin atau 0,10% menjadi Rp13.690 per USD, dimana pada Senin kemarin berada di level Rp13.704 per USD. Hari ini, mata uang kecintaan kita bergerak di Rp13.678-Rp13.690 per USD.



Rupiah dan sejumlah mata uang Asia lainnya ditutup melemah. Won Korea Selatan jatuh 0,47%, yuan China tekor 0,33%, dolar Taiwan melemah 0,29%, rupee India turun 0,28%, ringgit Malaysia melemah 0,24%, dolar Singapura turun 0,19%, peso Filipina merugi 0,16%, dan baht Thailand terkoreksi 0,10%.

Rupiah dan mata uang Asia lainnya melemah karena wabah virus corona telah menyebar secara global dan mengkhawatirkan perusahaan-perusahaan di dunia.

Melansir dari CNBC, Otoritas Kesehatan China melaporkan jumlah kematian akibat virus corona sudah mencapai 1.868 orang dan 72.436 orang terinfeksi. Lembaga pemeringkat Moody's mengatakan wabah virus corona akan menekan pertumbuhan ekonomi di Asia Pasifik.

Hal ini membuat investor tetap berpegang pada aset safe haven seperti yen Jepang dan dolar Amerika Serikat. Indeks USD yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama berada di level 99,187, menguat dari posisi sesi sebelumnya di level 99,00.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak