Elon Musk Ditolak Mentah-mentah Bos ChatGPT Sam Altman, OpenAI Tidak Dijual

Minggu, 16 Februari 2025 - 15:46 WIB
loading...
Elon Musk Ditolak Mentah-mentah...
Kepala eksekutif ChatGPT mengatakan, OpenAI tidak untuk dijual setelah adanya tawaran pengambilalihan senilai USD97,4 miliar atau setara Rp1.564 triliun dari konsorsium investor yang dipimpin oleh Elon Musk. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala eksekutif ChatGPT mengatakan, OpenAI tidak untuk dijual setelah adanya tawaran pengambilalihan senilai USD97,4 miliar atau setara Rp1.564 triliun (dengan kurs Rp16.060 per USD) dari konsorsium investor yang dipimpin oleh Elon Musk . Berbicara di Paris soal tawaran itu, Sam Altman yang ikut mendirikan OpenAI bersama dengan Musk sebelum perselisihan yang menyebabkan kepergian Musk, menegaskan OpenAI tidak dijual.

"Kami adalah organisasi yang tidak biasa dan kami memiliki misi untuk membuat AGI (kecerdasan umum buatan) agar bermanfaat bagi seluruh umat manusia, dan kami di sini untuk melakukan itu," kata Altman dalam sebuah wawancara di I Action Summit di Paris seperti dilansir BBC.

Baca Juga: Pendiri ChatGPT Sam Altman Berinvestasi ke Lebih dari 400 Perusahaan, Nilainya Rp45,6 T

Ketika diminta untuk mendefinisikan AGI, Altman mengatakan "kebanyakan orang menggunakannya untuk sesuatu yang berarti, sistem AI sangat kuat,".

Pengacara Musk yakni Marc Toberoff mengonfirmasi, bahwa telah mengajukan tawaran untuk semua aset OpenAI kepada dewan pada hari Senin.

Sebelumnya sebagai respons atas langkah tersebut, Altman memposting di platform media sosial X: "tidak, terima kasih tetapi kami akan membeli twitter seharga USD9,74 miliar jika Anda mau".

Siapa pemilik OpenAI?

Tidak seperti banyak raksasa teknologi lainnya, seperti Meta atau Microsoft, OpenAI bukanlah perusahaan publik. Sebaliknya, Ia memiliki struktur yang rumit dengan melibatkan kemitraan antara lembaga nirlaba dan nirlaba.

Musk mengatakan, dia ingin mengembalikannya ke akar nirlaba dan misi aslinya untuk mengembangkan AI bagi kepentingan umat manusia. Namun Musk juga memiliki perusahaan saingan, xAI.

Investor teknologi di San Francisco, Christie Pitts mengatakan kepada BBC, bahwa dia skeptis soal motif Musk. "Saya pikir adil untuk curiga akan hal ini, mengingat dia sendiri membuat pesaing ... yang disusun sebagai perusahaan nirlaba, jadi saya pikir ada lebih dari yang terlihat di sini," katanya.

Altman telah memberikan saran sesuatu yang serupa dengan mengatakan, kepada Axios bahwa Musk adalah "pesaing yang tidak mampu mengalahkan kami di pasar dan Anda tahu, sebaliknya hanya mencoba mengatakan, seperti, 'Saya akan membeli ini' dengan mengabaikan misi".

Diketahui Altman saat ini menduduki posisi sebagai kepala eksekutif OpenAI dan dewan nirlaba. Dia mengatakan, pada Mei tahun lalu, bahwa dia tidak memiliki saham apa pun di organisasi tersebut.

Altman ingin mengubah organisasi menjadi perusahaan nirlaba secara penuh, yang menurutnya akan memungkinkannya mengumpulkan lebih banyak uang untuk dimasukkan ke dalam penelitian AI.

Namun, keputusan tentang masa depan OpenAI bukan milik Altman sendiri, ada dewan yang juga memiliki suara tentang masa depan perusahaan dan mungkin mendukung penjualan, terutama jika tawaran meningkat.

Penawaran yang sudah disodorkan kabarnya mencapai USD97,4 miliar, atau jauh lebih rendah dari USD157 miliar yang dinilai OpenAI dalam putaran pendanaan terbarunya pada Oktober tahun lalu. Pembicaraan mengenai putaran pendanaan lebih lanjut melaporkan nilainya saat ini mencapai sebesar USD300 miliar.

Dalam sebuah pernyataan, Toberoff mengatakan, konsorsium akan "siap untuk mempertimbangkan mencocokkan atau melebihi" tawaran potensial yang lebih tinggi.

"Sebagai salah satu pendiri OpenAI dan pemimpin industri teknologi paling inovatif dan sukses dalam sejarah, Musk adalah orang yang paling diposisikan untuk melindungi dan menumbuhkan teknologi OpenAI," tambah pengacara Musk atas namanya dan investor lainnya.

Pencipta ChatGPT ini juga bekerja sama dengan raksasa teknologi AS lainnya, Oracle, bersama dengan perusahaan investasi Jepang dan dana kekayaan negara Emirat untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan senilai USD500 miliar di AS.

Baca Juga: Menolak Membeli TikTok, Elon Musk Justru Tertarik Memiliki OpenAI

Perusahaan baru, yang disebut The Stargate Project, diumumkan di Gedung Putih oleh Presiden Donald Trump yang menyebutnya sebagai "proyek infrastruktur AI terbesar dalam sejarah sejauh ini". Trump juga mengutarakan bakal membantu menjaga "masa depan teknologi" di AS.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Rekomendasi
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Berita Terkini
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved