Impor Gas Uni Eropa dari Rusia Melonjak di Akhir 2024, Nilainya Rp33,7 Triliun

Kamis, 20 Februari 2025 - 07:33 WIB
loading...
A A A
Prancis dan Belgia dilaporkan masing-masing mengimpor gas alam cair Rusia senilai 402,9 juta euro dan 137,9 juta euro, untuk membuatnya menjadi pembeli terbesar bahan bakar super dingin. Sementara itu, Belanda mengimpor LNG senilai 98,5 juta euro dari Rusia, menandai penurunan 15,5% secara month-over-month (MoM).

Pada tahun 2024, Uni Eropa membayar 7,6 miliar euro untuk gas pipa Rusia, dibandingkan dengan 7,9 miliar euro yang tercatat pada tahun sebelumnya. Dalam laporan TASS juga ditambahkan, bahwa pembelian LNG blok tersebut dari Rusia berjumlah 7,2 miliar euro, atau mengalami penurunan dari 8,1 miliar euro pada tahun 2023.

Prancis (3,1 miliar euro), Spanyol (2 miliar euro) dan Belgia (1,1 miliar euro) berada di antara importir LNG Rusia terbesar di antara negara-negara Uni Eropa. Belanda dilaporkan membeli gas dingin senilai 749 juta euro.

Negara-negara Uni Eropa terus membeli bahan bakar pipa dan LNG, meskipun sudah berjanji untuk menghilangkan ketergantungan energi mereka pada energi Rusia. Meskipun impor gas pipa dari Rusia mengalami penurunan yang signifikan karena konflik Ukraina dan sabotase pipa Nord Stream pada September 2022, anggota blok tersebut terus membelinya.

Bahan bakar dingin atau LNG hanya sebagian yang menjadi sasaran sanksi Uni Eropa. Pada bulan Juni, Brussels melarang operasi pemuatan ulang, transfer kapal ke kapal, dan transfer kapal ke pantai dengan tujuan mengekspor kembali ke negara ketiga melalui blok tersebut. Pembatasan tersebut memiliki masa transisi sembilan bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Mendagri: Kades Harus...
Mendagri: Kades Harus Naik Kelas agar Desa Mandiri dan Bendung Urbanisasi
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved