10 BUMN Sekarat Bakal Ditutup Erick Thohir, Salah Satunya Hanya Punya 7 Karyawan

Jum'at, 21 Februari 2020 - 16:39 WIB
10 BUMN Sekarat Bakal...
10 BUMN Sekarat Bakal Ditutup Erick Thohir, Salah Satunya Hanya Punya 7 Karyawan
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, ada sekitar 10 perusahaan BUMN yang berstatus sebagai beban (dead weight) atau sekarat. Nantinya, perusahaan pelat merah tersebut akan ditertibkan dengan dua opsi yakni ditutup (likuidasi) atau dimerger.

(Baca Juga: Sudah Disuntik Modal Negara, 7 BUMN Ini Masih Merugi )

Erick sejauh ini hanya menyebutkan dua perusahaan yang bakal dilikuidasi. Keduanya yaitu PT Garuda Tauberes yang merupakan anak usaha dari Garuda Indonesia dan selanjutnya adalah PT Pengembangan Armada Niaga Nasional atau PT PANN (Persero). Lantaran, perusahaan ini hanya memiliki 7 karyawan dan bisnisnya tak fokus, karena selain di bisnis pembiayaan tapi juga masuk ke bisnis perhotelan.

"Ya pokoknya kriterianya itu secara keuangan merosot, kompetitifnya berat. Atau bahkan yang mangkrak seperti lima anak perusahan Garuda Indonesia yang siap ditutup," ujar Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

(Baca Juga: Menteri Erick Thohir Berencana Tutup 10 BUMN Sekarat )

Ia juga menyebut beberapa BUMN yang dalam posisi tidak sehat, dicontohkan seperti PT Industri Sandang Nusantara (Persero), Merpati hingga PT Kertas Kraft Aceh (Persero) yang menyandang status sekarat.

Lebih lanjut Ia menerangkan, sebelum melakukan likuidasi atau merger perusahaan pelat merah, akan dibentuk tim penilaian. Diterangkan olehnya tim ini akan memantau perkembangan dari perusahaan BUMN yang berkinerja buruk.

"Ya ada timnya nanti, yang mana hal itu direksi dan komisaris harus lebih tahu. Maka penting peran komisaris di pengawasan dan direksi pada operasional. Jangan kebolak balik, direksi enggak mau di awasi, komisaris mau ikut operasional," jelasnya.

Kendati demikian, Ia mengaku masih akan mempertimbangkan BUMN mana yang sekarat tapi bisa diselematkan. Adapun penutupan ini dipastikan olehnya akan bersifat transparan dan sesuai data. "Jadi kita ini transparan, kita lagi ambil formula jangan hanya berdasarkan profit akhirnya revaluasi asset provit, cash enggak ada," paparnya.

Sebelumnya PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA menyebutkan tengah menyiapkan sejumlah rencana guna menyehatkan 10 perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) pada akhir 2019 lalu. Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya adalah PT Merpati Nusantara Airlines, PT Kertas Leces, PT Survai Udara Penas, PT Industri Gelas, dan PT Industri Sandang Nusantara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tidak Produktif dan...
Tidak Produktif dan Rugikan Negara, 7 BUMN Layak Dibubarkan
7 BUMN Mati Suri Dibubarkan,...
7 BUMN Mati Suri Dibubarkan, Pengamat: Warning Bagi yang Lain!
Erick Thohir Wajib Melakukan...
Erick Thohir Wajib Melakukan Syarat Ini Sebelum BUMN Melantai ke Pasar Modal
BUMN Muda: Jangan Remehkan...
BUMN Muda: Jangan Remehkan Capaian Perusahaan Pelat Merah dengan Isu Diganti Koperasi
Gebrakan Baru, Wamen...
Gebrakan Baru, Wamen Tiko Buka-Bukaan Aksi Korporasi BUMN Tahun Depan
Belum Tentu Dibubarkan,...
Belum Tentu Dibubarkan, Stafsus Erick Thohir Sebut 6 BUMN Sakit Masih Dikaji
Berita Terkini
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
5 menit yang lalu
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
3 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
4 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved