Danantara Bisa Jadi Katalisator Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Rabu, 26 Februari 2025 - 14:52 WIB
loading...
Danantara Bisa Jadi...
Brantas Abipraya mendorong Danantara sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah meluncurkan Daya Anagata Nusantara (Danantara) dengan tujuan mengkonsolidasikan seluruh kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh BUMN. Sebagai salah satu BUMN, Brantas Abipraya turut mendorong Danantara sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi.

"Danantara diambil dari gabungan 3 kata Daya Anagata Nusantara atau Kekuatan Masa Depan Indonesia akan menjadi katalisator utama untuk mewujudkan masa depan generasi muda Indonesia menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana pada Rabu (26/2/2025).

Baca Juga: Danantara Kelola Aset BUMN Rp14.513 Triliun, Ekonom: Belum Cukup Bikin Ekonomi Tumbuh 8%

Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen untuk senantiasa berperan aktif membangun infrastruktur nasional khususnya yang berpotensi menyokong investasi Danantara seperti green energy sebesar 60-70 gigawatt.

"Harapannya dengan kolaborasi dan peranan aktif Brantas Abipraya ini dapat mendorong investasi yang berkelanjutan dalam pengelolaan aset negara dan semoga ini dapat membuka peluang kerja sama strategis internasional," kata dia.

Tak hanya itu, Dian Sovana juga mengungkapkan dampak positif dari dibentuknya Danantara, di antaranya lebih efisien dan cepat, yakni dengan birokrasi yang dipangkas, pengambilan keputusan dalam BUMN dapat lebih responsif terhadap kebutuhan pasar dan masyarakat.

Selain itu, keuangan yang lebih sehat. Tanpa bergantung pada PMN, BUMN dipaksa untuk lebih mandiri dalam mencari modal, inovasi, dan ekspansi. Tak hanya itu, Danantara juga membuat sinergi yang kuat antarBUMN. "BUMN dipaksa untuk lebih mandiri dalam mencari modal, inovasi, dan ekspansi," kata dia.

Selanjutnya, dampak positif bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang lebih baik manfaat BUMN dapat lebih cepat dirasakan oleh masyarakat, baik dalam layanan, infrastruktur, maupun ekonomi secara umum.

Menurut dia dengan mengkonsolidasikan sumber daya strategis nasional dan mengoptimalkan pengelolaan aset BUMN, Danantara akan menjadi katalis bagi industrialisasi berbasis nilai tambah, memastikan bahwa kekayaan alam negeri ini tidak lagi diekspor mentah, tetapi diolah dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Baca Juga: Prabowo: Danantara Terwujud karena Dukungan Presiden Sebelumnya

Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat, penguatan sektor pangan menjadi sangat penting. Upaya seperti swasembada beras dan gula, serta produksi biofuel, telah dimulai untuk memastikan ketahanan pangan nasional. Brantas Abipraya memantapkan kehadirannya untuk Indonesia lewat deretan proyek pembangunan bendungan dan irigasi yang dikerjakannya.

Danantara sudah selayaknya bukan sekadar jadi entitas bisnis, tetapi pilar utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. Danantara harus hadir untuk membebaskan Indonesia dari ketergantungan asing dan memperkuat posisi negara ini di kancah internasional.

"Lebih dari itu, peranan Brantas Abipraya dalam menyokong Danantara diharapkan mampu mengakselerasi transformasi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 sebuah era kejayaan di mana Indonesia berdiri sebagai kekuatan ekonomi global yang mandiri, berdaulat, dan disegani," tutup Dian.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Berita Terkini
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved