Negara Ini Sedang Berburu Harta Karun Mineral Langka di Afrika dan Australia

Minggu, 02 Maret 2025 - 05:58 WIB
loading...
Negara Ini Sedang Berburu...
Negara yang digadang-gadang bakal menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia, membawa misi untuk mengeruk harta karun mineral langka dari Zambia, Kongo, dan Australia. Foto/Dok Energy Capital
A A A
JAKARTA - India sedang mencari peluang pertambangan untuk mengakses mineral langka seperti lithium, kobalt, tembaga hingga logam tanah jarang dari Zambia, Kongo, dan Australia. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Pertambangan India, V.L. Kantha Rao.

Pejabat itu mengatakan kepada wartawan, bahwa pemerintah di negara-negara ini sedang bekerja sama dengan konsorsium perusahaan negara India (KABIL). Baca Juga: Daftar Lengkap Mineral Kritis yang Ekspornya Dibatasi China

"Melalui misi ini, kami sedang berupaya mendapatkan aset mineral penting untuk eksplorasi dan pertambangan," katanya.

Mineral kritis saat ini menjadi incaran banyak seiring, lantaran peran pentingnya dalam produksi teknologi seperti smartphone dan kendaraan listrik. Harta karun mineral tersebut di antaranya termasuk kobalt, tembaga, litium, nikel, dan logam tanah jarang.

Pemerintah Zambia baru-baru ini setuju memberikan kepada India area seluas 9.000 km persegi yang bakal dieksplorasi untuk mendapatkan kobalt dan tembaga. Dia menunjukkan, bahwa proses eksplorasi diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga tahun, dan pemerintah berharap bisa mengamankan hak penambangan setelahnya.

Pengamat industri seperti dilansir RT menerangkan, ketika dunia semakin beralih ke energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, permintaan lithium meningkat. Dalam konteks ini, New Delhi berupaya mengurangi ketergantungan pada impor, terutama dari China, yang saat ini mendominasi sektor teknologi pengolahan lithium.

Pada bulan Januari, pemerintah India menyetujui Misi Mineral Kritis Nasional senilai USD1,9 miliar, sebuah kerangka kerja untuk kemandirian negara di sektor ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Prabowo Beri Pelukan...
Prabowo Beri Pelukan Hangat Modi, Antar Kepulangan di Bandara YIA
Rekomendasi
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Anggap Kapolri Sahabat,...
Anggap Kapolri Sahabat, Jaksa Agung: Jangan Berpikir Kami Ini Rival
Rencanakan Liburan Impian...
Rencanakan Liburan Impian Lebih Hemat: Diskon hingga Rp250.000
Berita Terkini
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved