Ukraina Menyerah, Disebut Bakal Serahkan Harta Karun Mineral Langka ke AS

Rabu, 05 Maret 2025 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Pejabat AS dalam beberapa hari terakhir telah berbicara dengan para pejabat di Kiev tentang penandatanganan kesepakatan mineral, setelah terjadi keributan di Gedung Putih. Ada desakan kepada penasihat Zelenskiy untuk meyakinkan presiden Ukraina agar meminta maaf secara terbuka kepada Trump, menurut salah satu orang yang mengetahui masalah tersebut.

Pada hari Selasa, Zelenskiy memposting di X bahwa Ukraina siap untuk menandatangani kesepakatan dan menyebut pertemuan Oval Office "disesalkan" harus berakhir 'gagal'.

"Pertemuan kami di Washington, di Gedung Putih pada hari Jumat, tidak berjalan seperti yang seharusnya," kata Zelenskiy dalam postingannya.

"Ukraina siap untuk datang kembali ke meja perundingan sesegera mungkin untuk mendekatkan perdamaian abadi," tulisnya.

Tidak diketahui secara jelas apakah ada perubahan dalam kesepakatan mineral. Kesepakatan yang akan ditandatangani pekan lalu tidak termasuk jaminan keamanan eksplisit untuk Ukraina, tetapi memberi AS akses ke pendapatan dari sumber daya alam Ukraina.

Laporan itu juga membayangkan pemerintah Ukraina berkontribusi 50% dari monetisasi sumber daya alam milik negara di masa depan untuk dana investasi rekonstruksi yang dikelola AS-Ukraina.

Pada awal pekan kemarin, Trump mengisyaratkan bahwa pemerintahannya tetap terbuka untuk menandatangani kesepakatan, dan mengatakan kepada wartawan bahwa Ukraina "harus lebih menghargai."

"Negara ini sudah terjebak dengan mereka, apakah itu suka dan duka," kata Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Rekomendasi
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
Berita Terkini
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved