Ukraina Menyerah, Disebut Bakal Serahkan Harta Karun Mineral Langka ke AS

Rabu, 05 Maret 2025 - 07:45 WIB
loading...
A A A
"Kami telah memberi mereka lebih banyak daripada Eropa, dan Eropa seharusnya memberi lebih dari kami," ungkap Presiden AS.

Prancis, Inggris dan mungkin negara-negara Eropa lainnya telah menawarkan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina jika terjadi gencatan senjata. Akan tetapi mereka menginginkan dukungan dari AS atau "backstop." Sedangkan Moskow telah menolak proposal untuk pasukan penjaga perdamaian.

Baca Juga: Bertengkar dengan Zelensky, Trump Hentikan Bantuan Militer AS untuk Ukraina

Mantan pejabat senior Gedung Putih dan duta besar untuk Polandia, Daniel Fried mengatakan, jalan untuk menyelesaikan kesepakatan mineral berakhir berantakan. Tetapi menurutnya, hal itu akan memberikan dua kemenangan yang solid bagi Trump - pernyataan penyesalan Zelenskiy dan kesepakatan Inggris dan Prancis untuk memberikan keamanan di lapangan.

"Trump bisa dan harus mengambil kemenangan. Dia akan bisa mengatakan bahwa dia ... membuat orang-orang Eropa berdiri di depan untuk masalah keamanan Eropa, yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya," kata Fried, yang sekarang menjadi rekan di Dewan Atlantik.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Rekomendasi
Kemenhut Jerat Tersangka...
Kemenhut Jerat Tersangka Korporasi dalam Kasus Perambahan Hutan Lindung Tanjung Piayu
Wacana Kopdes Sebarkan...
Wacana Kopdes Sebarkan Bansos, Selly PDIP: Jangan Sampai Mengulang Masalah
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
Berita Terkini
5 Data Ini Perlihatkan...
5 Data Ini Perlihatkan Bagaimana Tarif Impor Terbaru Trump Berdampak ke Ekonomi
Cegah Likuidasi Paksa,...
Cegah Likuidasi Paksa, Tes Insolvensi Ganda Mendesak Diterapkan dalam UU Kepailitan
Catcrs Bangun Ekosistem...
Catcrs Bangun Ekosistem Layanan Aset Kripto yang Komprehensif, Ini yang Dilakukan
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved