Perang Dagang Meluas, China-Kanada Saling Tampar Tarif Impor

Minggu, 09 Maret 2025 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Kementerian Perdagangan China pun mengecam tindakan Kanada tersebut sebagai pelanggaran aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Beijing menyebut kebijakan itu sebagai proteksionisme yang sangat merugikan hak dan kepentingan sah China.

Baca Juga: Marah, Donald Trump Pertimbangkan Tarik 35.000 Tentara AS dari Jerman

China adalah mitra dagang terbesar kedua Kanada setelah AS. Eskalasi terbaru ini menambah ketegangan perdagangan global yang meningkat antara AS, China, Kanada, dan Meksiko yang saling mengenakan tarif dalam beberapa tahun terakhir.

Perselisihan perdagangan telah berlangsung terus-menerus, didorong oleh tarif, ketidakseimbangan perdagangan, dan konflik geopolitik. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif besar-besaran terhadap Meksiko, Kanada, dan China, yang memicu pembalasan langsung. Pemerintahan Trump mengenakan pajak 25% atas impor Meksiko dan Kanada serta menaikkan tarif atas barang-barang China menjadi 20%.

Dalam pidatonya di hadapan Kongres pada hari Selasa, Trump membenarkan tindakan tersebut dengan mengutip defisit perdagangan dan perdagangan gelap fentanil. Sebagai tanggapan, Trudeau berjanji untuk mengenakan tarif atas barang-barang AS senilai lebih dari USD100 miliar dalam waktu 21 hari, sementara Beijing membalas dengan mengenakan bea masuk hingga 15% atas ekspor pertanian AS dan memperluas pembatasan atas perusahaan-perusahaan Amerika.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Rekomendasi
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved