Resesi Amerika Makin Dekat? Inflasi Diramal Sentuh Level Tertinggi sejak 1991

Sabtu, 15 Maret 2025 - 22:18 WIB
loading...
A A A
"Banyak konsumen mencemaskan ketidakpastian yang tinggi terkait kebijakan dan faktor ekonomi lainnya," sambungnya.

Hsu menambahkan, perubahan yang sering terjadi dalam kebijakan ekonomi membuatnya "sangat sulit" bagi konsumen untuk merencanakan masa depan dan karena itu menjadi sentimen negatif. Jatuhnya sentimen konsumen belum lama ini terjadi ketika pemerintahan Trump yang baru telah menampar tarif impor kepada beberapa negara, dan mendapatkan balasan.

Uni Eropa dan Kanada menerapkan tarif pembalasan terhadap Amerika Serikat.cPerang tarif sebagian besar belum termasuk dalam data inflasi terbaru.

Awal pekan ini, sebuah laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) "inti" - yang melacak perubahan harga yang dilihat perusahaan dan tidak termasuk makanan dan energi - naik 3,4% dari tahun sebelumnya, turun dari 3,6% yang terlihat pada Januari.

Sehari sebelumnya, Indeks Harga Konsumen (IHK) menunjukkan harga pokok naik 3,1% pada Februari, kenaikan tahunan terendah dalam IHK inti sejak April 2021. Baca Juga: 8 Miliarder Teknologi Babak Belur di 2025 usai Boncos Rp4.333 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Rekomendasi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Berikut ini 3 Negara...
Berikut ini 3 Negara dengan Level Stres Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved