Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998

Selasa, 25 Maret 2025 - 11:43 WIB
loading...
A A A
"Kekhawatiran fiskal kemungkinan akan membebani mata uang serta repatriasi pembayaran dividen musiman oleh investor asing," kata ahli strategi Bank of Singapore Moh Siong Sim, seperti dilansir Strait Times. "Harapan ada pada Bank Indonesia (BI) untuk terus mengekang volatilitas rupiah yang berlebihan menjelang kemungkinan pengumuman tarif pada tanggal 2 April oleh AS,"imbuhnya.

Baca Juga: H-6 Lebaran, Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Meningkat 18%

Tak hanya rupiah, pasar saham Indonesia pun telah anjlok tahun ini dan memasuki kelesuan pada bulan Februari setelah investor asing menarik dana mereka senilai lebih dari USD2 miliar. Obligasi Indonesia berkinerja lebih buruk daripada obligasi pemerintah AS, dengan selisih antara obligasi acuan 10 tahun mendekati yang terlebar sejak September.

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada bulan Maret karena berupaya menjaga mata uang. Bank sentral telah berulang kali melakukan intervensi di pasar tahun ini, sementara pemerintah menerapkan aturan yang memaksa eksportir komoditas untuk menyimpan pendapatan mata uang asing mereka di dalam negeri.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved