Peluang Resesi Ekonomi Amerika Makin Lebar, Goldman Sachs: 45%

Selasa, 08 April 2025 - 15:27 WIB
loading...
A A A
"Kondisi keuangan diperketat lebih agresif dari apa yang kami prediksi sebagai tanggapan atas pengumuman Gedung Putih tentang tarif 'timbal balik' dan pengumuman pemerintah China tentang tarif pembalasan," kata analis Goldman dalam catatan tersebut.

Mereka menambahkan bahwa "pengetatan tajam dalam kondisi keuangan, boikot konsumen asing, dan lonjakan berkelanjutan dalam ketidakpastian kebijakan" menyusul pengumuman tarif Trump, maka "kemungkinan menekan belanja modal lebih dari yang kami asumsikan sebelumnya."

Goldman Sachs menerangkan, proyeksinya mengasumsikan AS mungkin membatalkan beberapa tarif setelah pembicaraan dengan mitra dagang minggu ini. Namun, "jika sebagian besar tarif tetap berlaku pada 9 April ... Kami memperkirakan proyeksi akan akan berubah menjadi resesi," tulis catatan itu memperingatkan.

Banyak ekonom lain juga mengeluarkan peringatan serupa, dan sejumlah bank investasi menaikkan perkiraan risiko resesi mereka minggu lalu. Seperti di antaranya, JPMorgan menempatkan kemungkinan resesi AS dan global sebesar 60%, dengan menyebut kebijakan tarif AS yang "mengganggu" sebagai "risiko terbesar terhadap prospek global sepanjang tahun."

Baca Juga: JPMorgan Bunyikan Alarm Resesi Amerika, Ini Biang Keroknya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved