Restrukturisasi Utang Bisa Jadi Solusi dalam Selesaikan Sengketa Utang

Sabtu, 05 September 2020 - 14:13 WIB
loading...
Restrukturisasi Utang...
Sebagian besar negara-negara di dunia memberikan perhatiannya terhadap permasalahan ekonomi lantaran pandemi Covid-19. Sejumlah langkah pun ditempuh agar dunia perekonomian terhindar dari kepailitan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sebagian besar negara-negara di dunia memberikan perhatiannya terhadap permasalahan ekonomi yang tengah mendera lantaran pandemi Covid-19. Sejumlah langkah pun ditempuh agar dunia perekonomian terhindar dari kepailitan , salah satunya melalui kebijakan pemerintah.

"Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga menghancurkan perekonomian dunia," tegas Ketua Umum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), Dr. Jimmy Simanjuntak, S,H., M.H saat memberikan sambutan dalam Webinar Internasional "Debt Restructuring to Minimize the Risk of Bankruptcy Due to Covid-19 Outbreak", Jumat (4/9).

(Baca Juga: Bantu Dunia Usaha Selesaikan Utang-Piutang, AKPI Harus Tingkatkan Kompetensi )

Masalah perekonomian ini pun tengah menjadi perhatian yang sangat serius bagi Pemerintah Republik Indonesia. "Sebagaimana negara-negara lain, Pemerintah Indonesia memberikan prioritas yang tinggi terhadap perekonomian akibat dari pandemi Covid-19," kata Menteri Hukum dan HAM RI, Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D.

"Pemerintah sendiri mendapatkan tantangan yang sangat berat dalam membuat kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," lanjut Menteri Yasonna.

Pembahasan lebih lanjut terkait Webinar Internasional AKPI ini bisa diikuti dalam video berikut ini:


Sebelumnya, Jimmy juga menuturkan, pandemi Covid-19 yang terjadi sejak sekitar enam bulan belakangan ini mengakibatkan hambatan terhadap dunia usaha. Restrukturisasi utang, kata dia, merupakan solusi yang lebih baik dalam penyelesaian sengketa utang-piutang dibandingkan dengan kepailitan.

Sementara itu, selain menghadirkan Menkumham RI sebagai pembuka, Webinar Internasional AKPI turut menyajikan sejumlah pakar internasional hukum kepailitan dan restrukturisasi utang sebagai pembicara. Dari Indonesia terdapat Dr. Ricardo Simanjuntak (AKPI).

(Baca Juga: Belajar Hukum Kepailitan dari Negara Lain, AKPI Siap Gelar Webminar Internasional )

Sedangkan pembicara internasional di antaranya Robert Van Galen dari Nauta Dutilh, Belanda, John Martin (Norton Rose, Australia); dan Andrew Chan (Allen Gledhill, Singapura). Webinar Internasional AKPI yang diikuti 500 peserta ini mendiskusikan tentang kerangka hukum dan praktik restrukturisasi utang di Indonesia dan negara-negara lain seperti Singapura, Australia dan Belanda.

Di samping itu, AKPI juga ingin menggali jauh mengenai apakah ada kebijakan-kebijakan khusus atau kerangka hukum terkait praktik restrukturisasi utang di negara-negara lain yang diterapkan untuk mengantisipasi banyaknya permohonan kepailitan dan restrukturisasi utang dalam masa pandemi Covid-19.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Halalbihalal, IKAPI...
Halalbihalal, IKAPI Komitmen Hadir sebagai Solusi Persoalan PKPU dan Kepailitan
AKPI Tawarkan Solusi...
AKPI Tawarkan Solusi UU Kepailitan Baru untuk Sukseskan Perampingan BUMN
Kisah 5 Maskapai Penerbangan...
Kisah 5 Maskapai Penerbangan yang Sudah Bangkrut di Indonesia
Indonesia Perlu Harmonisasi...
Indonesia Perlu Harmonisasi Hukum Kepailitan demi Daya Saing Global
12.000 Perusahaan Jerman...
12.000 Perusahaan Jerman Bangkrut dalam Enam Bulan, Terparah Satu Dekade
Wamenaker Immanuel Ebenezer...
Wamenaker Immanuel Ebenezer Klarifikasi Sempat Ngaku Mumet Soal Sritex
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
Ayat-ayat Al Quran yang...
Ayat-ayat Al Quran yang Bisa Dijadikan Doa Pelunas Utang, Simak di Sini!
Inilah Ancaman bagi...
Inilah Ancaman bagi Orang yang Enggan Bayar Utang Berdasarkan Hadis Nabi SAW
Rekomendasi
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved