Saling Balas Perang Dagang AS-China, Trump Kerek Tarif Jadi 125%
Kamis, 10 April 2025 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Soal Tarif Impor, Trump: Banyak Negara Ingin 'Cium Pantat Saya' untuk Negosiasi
Meskipun AS dan China mungkin ingin menemukan jalan kembali ke meja perundingan, "ini tidak akan menjadi jalan yang mudah untuk dilalui dengan kedua negara yang menggandakan diri dan keterlibatan bilateral yang terhenti secara virtual," kata mantan pejabat perdagangan AS Wendy Cutler, seorang wakil presiden di Asia Society Policy Institute.
China tampaknya tidak tertarik untuk melakukan tawar-menawar, seperti yang telah dilakukan oleh beberapa negara lain. "Jika AS benar-benar ingin menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi, mereka harus mengadopsi sikap kesetaraan, saling menghormati dan saling menguntungkan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian.
Terbaru, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China mengeluarkan peringatan perjalanan yang meminta warganya untuk mengevaluasi risiko mengunjungi AS sebagai turis dan berhati-hati. Anjuran tersebut, yang dikeluarkan tidak lama setelah pengumuman kenaikan tarif terbaru China akibat memburuknya hubungan antar kedua negara.
Meskipun AS dan China mungkin ingin menemukan jalan kembali ke meja perundingan, "ini tidak akan menjadi jalan yang mudah untuk dilalui dengan kedua negara yang menggandakan diri dan keterlibatan bilateral yang terhenti secara virtual," kata mantan pejabat perdagangan AS Wendy Cutler, seorang wakil presiden di Asia Society Policy Institute.
China tampaknya tidak tertarik untuk melakukan tawar-menawar, seperti yang telah dilakukan oleh beberapa negara lain. "Jika AS benar-benar ingin menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi, mereka harus mengadopsi sikap kesetaraan, saling menghormati dan saling menguntungkan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian.
Terbaru, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China mengeluarkan peringatan perjalanan yang meminta warganya untuk mengevaluasi risiko mengunjungi AS sebagai turis dan berhati-hati. Anjuran tersebut, yang dikeluarkan tidak lama setelah pengumuman kenaikan tarif terbaru China akibat memburuknya hubungan antar kedua negara.
(nng)
Lihat Juga :