WTO: Perang Tarif, Perdagangan AS-China Bisa Terpangkas hingga 80 Persen

Kamis, 10 April 2025 - 13:44 WIB
loading...
A A A
"Anggota WTO memiliki kewenangan untuk melindungi sistem perdagangan yang terbuka dan berbasis aturan. WTO berfungsi sebagai platform penting untuk dialog. Menyelesaikan masalah ini dalam kerangka kerja sama sangatlah penting," tambahnya.

Seteru antara Amerika Serikat dan China kian runcing, karena tak seperti sikapnya terhadap puluhan negara lain yang diberi penundaan pengenaan tarif tinggi, Trump justru menaikkan bea masuk atas barang-barang China hingga 104 persen. Kemudian, dalam hitungan jam kembali menaikkannya lebih jauh ketika China membalas dengan menaikkan tarif atas impor AS hingga 84 persen.

Dalam sebuah unggahan media sosial yang mengumumkan langkah-langkah tersebut, Trump mengatakan China telah dipilih untuk mendapatkan perlakuan khusus karena "kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan China kepada Pasar Dunia".

Pasar saham AS telah merosot sekitar 10 persen dalam seminggu terakhir karena meningkatnya ketegangan perdagangan, tetapi melonjak setelah Trump mengumumkan jeda penerapan tarif impor resiprokalnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Trump-Xi Jinping Bertemu...
Trump-Xi Jinping Bertemu Tanpa Kesepakatan Logam Tanah Jarang, Perang Dagang Masih Membayangi
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Rekomendasi
Ruben Onsu Pasrah Jika...
Ruben Onsu Pasrah Jika Jordi Onsu Bongkar Aibnya: Silakan Saja
Muktamar ke-35 NU: Siapa...
Muktamar ke-35 NU: Siapa Layak Menjadi Rais Aam?
3 Polisi Gugur di Tangan...
3 Polisi Gugur di Tangan Sindikat Narkoba, Pakar Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved