Pengumuman Prakerja Gelombang 6, Pelatihan Barista Kejar Target Tiap Desa
Sabtu, 05 September 2020 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
“Pernah dalam satu sesi pelatihan ada 120 peserta yang mengikuti via zoom. Paling sedikit dalam sekali sesi pelatihan prakerja diikuti oleh 70 peserta. Saya melihat antusiasme yang sangat bagus,” kata Ade Hilman Susanto, Mentor Barista Bencoolen Coffee.
Dalam pelatihan barista, para peserta akan diajarkan pelatihan dasar bagaimana menyeduh kopi secara manual, bagaimana meracik kopi dengan alat V60 dan mocca pot hingga bagaimana merawat peralatan menyedu kopi supaya awet dipakai. Diajarkan pula dalam pelatihan itu bagaimana membuat produk minuman kopi kekinian seperti membuat es Kopasus Keren.
(Baca Juga: Satu Desa Satu Warung Kopi Jadi Target Menyusul Cairnya Dana Pelatihan Prakerja )
Salah satu peserta pelatihan barista Bencoolen Coffee, Nur Hakim, menceritakan awalnya dia hanya menyajikan kopi sachet atau siap saji kepada rekan-rekan dan bosnya. Namun setelah mengikuti pelatihan barista Bencoolen Coffee, Hakim sekarang bisa menyajikan kopi kekinian hingga dia mendapat julukan ‘Starbuckhakim’.
“Teman-teman yang saya layani, mereka bilang kopi buatan saya enak. Bikin nagih. Sehari mereka bisa sampai tiga kali ngopi. Ada yang bilang ‘gile, kopi lo enak’,” kata Hakim.
Menurut Hakim, dia memilih pelatihan barista bersama Bencoolen Cofffee karena pelatihannya bagus, detail, dan mudah dipahami. Pelatihan itu, sekarang membuatnya pandai meracik kopi, memilih kopi dan membuat teman-temannya ketagihan kopi buatannya.
Dalam pelatihan barista, para peserta akan diajarkan pelatihan dasar bagaimana menyeduh kopi secara manual, bagaimana meracik kopi dengan alat V60 dan mocca pot hingga bagaimana merawat peralatan menyedu kopi supaya awet dipakai. Diajarkan pula dalam pelatihan itu bagaimana membuat produk minuman kopi kekinian seperti membuat es Kopasus Keren.
(Baca Juga: Satu Desa Satu Warung Kopi Jadi Target Menyusul Cairnya Dana Pelatihan Prakerja )
Salah satu peserta pelatihan barista Bencoolen Coffee, Nur Hakim, menceritakan awalnya dia hanya menyajikan kopi sachet atau siap saji kepada rekan-rekan dan bosnya. Namun setelah mengikuti pelatihan barista Bencoolen Coffee, Hakim sekarang bisa menyajikan kopi kekinian hingga dia mendapat julukan ‘Starbuckhakim’.
“Teman-teman yang saya layani, mereka bilang kopi buatan saya enak. Bikin nagih. Sehari mereka bisa sampai tiga kali ngopi. Ada yang bilang ‘gile, kopi lo enak’,” kata Hakim.
Menurut Hakim, dia memilih pelatihan barista bersama Bencoolen Cofffee karena pelatihannya bagus, detail, dan mudah dipahami. Pelatihan itu, sekarang membuatnya pandai meracik kopi, memilih kopi dan membuat teman-temannya ketagihan kopi buatannya.
Lihat Juga :