Ekosistem BRI Group Jadi Keunggulan Kompetitif Bank Raya

Minggu, 20 April 2025 - 19:20 WIB
loading...
Ekosistem BRI Group...
Kekuatan ekosistem BRI Group menjadi faktor pendukung kuat Bank Raya di antara bank digital lainnya di Tanah Air. FOTO/Dinar
A A A
JAKARTA - PT Bank Raya Indonesia Tbk ( AGRO ) menegaskan kekuatan ekosistem BRI Group menjadi faktor pembeda utama dalam persaingan antarbank digital di Tanah Air. Dukungan BRI Group tersebut menjadi keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki bank-bank digital lainnya.

Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra mengatakan, peran ekosistem sangat krusial bagi pertumbuhan bank digital. Ia membandingkan model bisnis Bank Raya dengan sejumlah bank digital lain yang juga bertumpu pada kolaborasi ekosistem besar.

Baca Juga: Kredit Digital Bank Raya Tumbuh Signifikan di 2024

"Digital bank itu akan bisa kuat dan tumbuh besar kalau dia punya ekosistem di belakang. Bagi kami di Bank Raya, kami di-support oleh ekosistem BRI Group yang menjadi driven growth kami," ungkap Kicky di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (20/4/2025).

BRI Group terbilang memiliki ekosistem yang luas dan terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari pembiayaan mikro hingga digitalisasi layanan perbankan. Keunggulan ini, imbuhnya, secara langsung mampu mendorong penetrasi produk dan layanan Bank Raya ke segmen pasar yang lebih luas.

Salah satu kekuatan yang tidak dimiliki digital bank lain, kata Kicky, adalah jaringan offline channel milik BRI Group. Saat ini, Bank Raya memiliki akses ke lebih dari 1 juta agen BRI Link yang tersebar di seluruh Indonesia. BRILink menjadi jembatan penting bagi nasabah untuk tetap bisa bertransaksi secara fisik di tengah dominasi layanan digital. "Digital bank lain tidak punya akses offline channel seluas yang kami miliki. Itu yang membuat posisi kami sangat kuat," jelas Kicky.

Baca Juga: Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia untuk Akhiri Perang Ukraina

Keberadaan agen ini, lanjutnya, menjamin inklusi keuangan tetap terjaga terutama di wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses digital. Ekosistem BRI Group juga berperan dalam memperkuat penetrasi produk digital Bank Raya, termasuk layanan digital lending dan program loyalitas nasabah.

Sinergi ini, tegas dia, membuka peluang besar untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan. Dengan fondasi kuat dari ekosistem BRI Group, sambung Kicky, Bank Raya memiliki potensi memperbesar pangsa pasar dan menciptakan produk-produk yang menjawab kebutuhan masyarakat modern, tanpa kehilangan akses terhadap segmen tradisional.

"Jadi selama kami punya ekosistem BRI group itu akan menjadi competitive advantage yang tidak dimiliki oleh under digital bank lainnya," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Superbank Bukukan Laba...
Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026
Kemudahan Transaksi...
Kemudahan Transaksi Jadi Penentu Utama Nasabah Pilih Bank Digital
Superbank Gandeng KakaoBank...
Superbank Gandeng KakaoBank Hadirkan Tabungan Gamifikasi
Sinergi bank bjb dan...
Sinergi bank bjb dan PT Taspen Dorong Layanan Pembayaran Manfaat yang Cepat dan Aman
bank bjb Dorong Gaya...
bank bjb Dorong Gaya Hidup Sehat lewat Program Suroboyo 10K
Cara Bank Raya Memacu...
Cara Bank Raya Memacu Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan
Bank Digital Harus Perkuat...
Bank Digital Harus Perkuat Keamanan Siber
Bank Jatim Teken MoU...
Bank Jatim Teken MoU dengan UT Surabaya, Dukung Kemajuan Dunia Pendidikan
Bank Raya Dukung Perayaan...
Bank Raya Dukung Perayaan HUT TMII ke-50
Rekomendasi
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved