IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi AS Jadi 1,8%, Terparah di Antara Negara Maju
Kamis, 24 April 2025 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang sedang diuji keras sekali lagi," tambahnya.
Di sisi lain kekhawatiran bahwa Presiden AS, Donald Trump mungkin mencoba memecat ketua Federal Reserve, Jerome Powell memicu aksi jual di pasar saham dalam beberapa hari terakhir. Meski pada hari Selasa, kemarin Trump mengatakan, dia "tidak berniat memecat" Powell setelah melayangkan kritis keras.
Trump membuat banyak pengumuman tentang tarif tahun ini - pajak yang dibebankan atas barang-barang yang dibawa ke AS dari negara lain. Dalam perang dagang yang memanas, AS telah mengenakan tarif hingga 145% pada barang-barang asal China, sementara China membalas dengan pungutan 125% pada produk AS.
Selain itu AS juga telah memperkenalkan tarif pajak 10% atas barang impor dari sebagian besar negara mitra dagang. Di sisi lain Trump memilih menghentikan sementara penerapan tarif tinggi untuk puluhan negara selama 90 hari.
Trump meyakini, tarif akan mendorong konsumen AS untuk membeli lebih banyak barang buatan Amerika, meningkatkan jumlah pajak yang dikumpulkan, dan mendatangkan investasi besar di negara itu. Namun, IMF menyoroti potensi dampak negatif pada perdagangan global mengingat rantai pasokan modern sangat saling terkait.
Ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan menjadi faktor utama di balik penurunan pertumbuhan, kata Gourinchas.
Di sisi lain kekhawatiran bahwa Presiden AS, Donald Trump mungkin mencoba memecat ketua Federal Reserve, Jerome Powell memicu aksi jual di pasar saham dalam beberapa hari terakhir. Meski pada hari Selasa, kemarin Trump mengatakan, dia "tidak berniat memecat" Powell setelah melayangkan kritis keras.
Trump membuat banyak pengumuman tentang tarif tahun ini - pajak yang dibebankan atas barang-barang yang dibawa ke AS dari negara lain. Dalam perang dagang yang memanas, AS telah mengenakan tarif hingga 145% pada barang-barang asal China, sementara China membalas dengan pungutan 125% pada produk AS.
Selain itu AS juga telah memperkenalkan tarif pajak 10% atas barang impor dari sebagian besar negara mitra dagang. Di sisi lain Trump memilih menghentikan sementara penerapan tarif tinggi untuk puluhan negara selama 90 hari.
Trump meyakini, tarif akan mendorong konsumen AS untuk membeli lebih banyak barang buatan Amerika, meningkatkan jumlah pajak yang dikumpulkan, dan mendatangkan investasi besar di negara itu. Namun, IMF menyoroti potensi dampak negatif pada perdagangan global mengingat rantai pasokan modern sangat saling terkait.
Ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan menjadi faktor utama di balik penurunan pertumbuhan, kata Gourinchas.
Lihat Juga :