Profesi Penilai Didorong Lebih Adaptif Hadapi Era Revolusi Industri 5.0
Kamis, 24 April 2025 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
"Penilaian kekayaan intelektual yang tepat dapat membuka akses pembiayaan baru bagi pelaku usaha, serta menciptakan transparansi dalam pengelolaan aset kreatif," jelas Budi.
Tema ketiga menyoroti pentingnya tanggung jawab sosial dalam penilaian, khususnya dalam konteks pengadaan tanah dan penilaian tanah yang belum terdaftar. Praktik penilaian harus tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan, kewajaran, dan transparansi, sekaligus mempertimbangkan dampak sosial terhadap masyarakat.
"MAPPI berkomitmen untuk terus memajukan profesi Penilai di Indonesia dengan mengedepankan standar internasional dan integritas, bahkan dalam kondisi ekonomi global yang tidak menentu," tambahnya.
Ketua Dewan Pembina IVSC, Lim Hwee Hwa, menekankan bahwa profesi Penilai memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran pasar, pengambilan keputusan investasi, hingga penyusunan kebijakan publik. Menurutnya, di era digital saat ini, kemampuan teknis Penilai harus diimbangi dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi.
"Teknologi seperti kecerdasan buatan dan analisis data memang dapat membantu proses penilaian, namun tidak dapat menggantikan peran Penilai dalam menafsirkan dan menerapkan informasi secara profesional," ujarnya.
IVSC, kata Lim, baru-baru ini juga telah menerbitkan panduan penggunaan teknologi dalam praktik penilaian, sebagai upaya untuk mengintegrasikan inovasi tanpa mengabaikan aspek etika dan kualitas penilaian.
Tema ketiga menyoroti pentingnya tanggung jawab sosial dalam penilaian, khususnya dalam konteks pengadaan tanah dan penilaian tanah yang belum terdaftar. Praktik penilaian harus tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan, kewajaran, dan transparansi, sekaligus mempertimbangkan dampak sosial terhadap masyarakat.
"MAPPI berkomitmen untuk terus memajukan profesi Penilai di Indonesia dengan mengedepankan standar internasional dan integritas, bahkan dalam kondisi ekonomi global yang tidak menentu," tambahnya.
Peran Strategis Penilai dalam Ekonomi Global
Ketua Dewan Pembina IVSC, Lim Hwee Hwa, menekankan bahwa profesi Penilai memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran pasar, pengambilan keputusan investasi, hingga penyusunan kebijakan publik. Menurutnya, di era digital saat ini, kemampuan teknis Penilai harus diimbangi dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi.
"Teknologi seperti kecerdasan buatan dan analisis data memang dapat membantu proses penilaian, namun tidak dapat menggantikan peran Penilai dalam menafsirkan dan menerapkan informasi secara profesional," ujarnya.
IVSC, kata Lim, baru-baru ini juga telah menerbitkan panduan penggunaan teknologi dalam praktik penilaian, sebagai upaya untuk mengintegrasikan inovasi tanpa mengabaikan aspek etika dan kualitas penilaian.
Lihat Juga :