Rekor Belanja Militer Dunia Capai Rp45.356 Triliun, AS Sumbang 37%

Senin, 28 April 2025 - 16:35 WIB
loading...
Rekor Belanja Militer...
Pengeluaran militer dunia mencapai USD2,72 triliun yang setara Rp45.356 triliun atau meningkat 9,4% dari tahun 2023 untuk menjadi lonjakan paling tajam setidaknya sejak akhir perang tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengeluaran militer dunia mencapai USD2,72 triliun yang setara Rp45.356 triliun (kurs Rp16.798 per USD) pada tahun 2024, meningkat 9,4% dari tahun 2023 untuk menjadi lonjakan paling tajam secara year-on-year (YoY), setidaknya sejak akhir perang dingin. Data ini berdasarkan laporan yang dirilis oleh lembaga think tank.

Ketegangan geopolitik yang meningkat, berdampak pada lonjakan belanja militer dihampir semua wilayah dunia. Data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) menunjukkan, pertumbuhan sangat cepat terjadi di Eropa dan Timur Tengah.

"Lebih dari 100 negara di seluruh dunia meningkatkan pengeluaran militer mereka pada tahun 2024," kata SIPRI.

Baca Juga: Rusia Membayar Mahal Perang Ukraina, Defisit Anggaran Bengkak Jadi Rp520,1 Triliun

"Karena pemerintah semakin memprioritaskan keamanan militer, seringkali dengan mengorbankan area anggaran lainnya, pergantian fokus dalam ekonomi dan sosial dapat memiliki efek signifikan pada masyarakat selama beberapa tahun ke depan," katanya seperti dilansir Reuters.

Perang di Ukraina dan keraguan atas komitmen AS terhadap aliansi NATO membuat pengeluaran militer di Eropa (termasuk Rusia) meningkat sebesar 17%, mendorong pengeluaran militer Eropa melampaui level yang tercatat pada akhir Perang Dingin.

Pengeluaran militer Rusia mencapai sekitar USD149 miliar pada tahun 2024, meningkat 38% dari tahun 2023 dan dua kali lipat pada tahun 2015. Ini mewakili 7,1% dari PDB Rusia dan 19% dari semua pengeluaran pemerintah.

Sedangkan total pengeluaran militer Ukraina tumbuh sebesar 2,9% mencapai USD64,7 miliar, yang setara 43% dari pengeluaran Rusia. Dengan 34% dari PDB, Ukraina memiliki beban militer terbesar dari negara manapun pada tahun 2024.

"Ukraina saat ini mengalokasikan semua pendapatan pajaknya untuk militernya," kata SIPRI.

"Dalam ruang fiskal yang begitu ketat, akan menjadi tantangan bagi Ukraina untuk terus meningkatkan pengeluaran militernya," terangnya.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Perang, Putin Suntik Anggaran Rp2.100 Triliun

Sedangkan pengeluaran militer Amerika Serikat (AS) tercatat naik 5,7% hingga mencapai USD997 miliar, yang merupakan 66% dari total pengeluaran NATO dan 37% dari pengeluaran militer dunia pada tahun 2024.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Dunia Semakin Tidak...
Dunia Semakin Tidak Aman, Belanja Militer Global Cetak Rekor Tembus Rp50.280 Triliun
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan...
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved