Sah! Harta Karun Logam Tanah Jarang Ukraina Bakal Dicaplok AS

Kamis, 01 Mei 2025 - 07:58 WIB
loading...
A A A
"Kepemilikan dan kontrol penuh tetap berada di tangan Ukraina," tambah menteri Ukraina itu.

"Negara Ukraina yang menentukan apa dan di mana harus diekstraksi. Apa yang ada di bawah tanah tetap berada di bawah kepemilikan Ukraina – ini dengan jelas ditetapkan dalam Perjanjian."

Menurut Sviridenko, kesepakatan itu tidak mengubah proses privatisasi atau pengelolaan perusahaan milik negara. Dia mengatakan, bahwa raksasa minyak dan gas Ukrnafta, serta Energoatom – operator pembangkit listrik tenaga nuklir Ukraina – akan tetap berada di bawah kepemilikan pemerintah.

Sementara pemerintahan Biden menyetujui paket bantuan besar untuk Ukraina, termasuk pasokan persenjataan canggih, namun presiden AS saat ini memilih mengalihkan beban bantuan kepada Eropa sebagai pendukung Kiev.

Pada Februari 2025, AS bahkan menghentikan semua dukungan militer ke negara itu menyusul pertemuan Gedung Oval yang menegangkan antara Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden AS JD Vance, dan pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky.

Negosiasi antara kedua negara terkait perjanjian mineral telah berlangsung sejak hari-hari awal kembalinya Trump ke Gedung Putih. Nota awal ditandatangani pada 17 April, tetapi presiden AS secara terbuka mengkritik penundaan dalam menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Dalam sebuah postingan di Truth Social pada 25 April, dia menuduh Vladimir Zelensky "terlambat tiga minggu" dalam menandatanganinya dan menuntut agar itu diselesaikan "segera."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Rekomendasi
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved