Gegara Resesi, Singapura Mulai 'Tak Ramah' pada TKA

Senin, 07 September 2020 - 10:52 WIB
loading...
A A A
(Baca Juga: Opung Luhut Sebut yang Sebarin Disinformasi TKA China Hatinya Busuk)

Seorang lulusan Singapura baru-baru ini mengatakan kepada Telegraph bahwa banyak rekannya dan dirinya sendiri benar-benar kecewa terhadap pemerintah. "Kami melihat diri kami sangat bertentangan dengan populasi asing. Di setiap kesempatan, warga negara dirugikan. Benar-benar tidak ada negara terkemuka yang memiliki populasi asing setinggi itu," tuturnya.

Orang asing yang tinggal di Singapura mengatakan bahwa selain kekhawatiran tentang menyusutnya pasar kerja, mereka juga merasa semakin tidak nyaman. Satu peringatan telepon pemerintah yang menunjukkan kasus Covid-19 baru menurut kategori visa mendorong serangan anti-asing.

"Sejak Juli, suasana berubah drastis terhadap pekerja asing," kata seorang wanita Inggris yang tidak ingin disebutkan namanya. "Saran saya kepada siapa pun yang mempertimbangkan pindah ke Singapura untuk penugasan adalah - jangan lakukan. Anda tidak memiliki hak di sini, mereka tidak menginginkan Anda," cetusnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Mengulik Biang Kerok...
Mengulik Biang Kerok Terkaparnya Rupiah Lawan Dolar Singapura ke Rp14.000, Sesuai Ramalan?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Liburan ke Luar Negeri...
Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ribet, MotionPay Hadirkan Fitur QRIS Cross-Border di Singapura hingga Korsel
Demi Bertahan Hidup,...
Demi Bertahan Hidup, Singapura Disebut Siapkan Serangan Finansial ke Indonesia
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Rekomendasi
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved