Bea Cukai Kantongi Rp77,5 Triliun di Kuartal I 2025, Setara 25,7% dari Target

Rabu, 07 Mei 2025 - 20:45 WIB
loading...
Bea Cukai Kantongi Rp77,5...
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatatkan penerimaan sebesar Rp77,5 triliun hingga akhir Kuartal I 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatatkan penerimaan sebesar Rp77,5 triliun hingga akhir Kuartal I 2025. Angka ini setara dengan 25,7% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) 2025 sebesar Rp301,6 triliun, serta menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 9,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Askolani menjelaskan, kenaikan penerimaan ini terutama didorong oleh lonjakan Bea Keluar (BK) yang tumbuh signifikan sebesar 110% pada Kuartal I 2025, serta pertumbuhan Cukai sebesar 5,3%. Namun Bea Masuk (BM) mengalami kontraksi sebesar 5,8%.

"Penerimaan ini sangat ditentukan oleh kondisi ekspor dan impor yang tentunya kami layani dan kami fasilitasi di Bea dan Cukai, juga ditentukan dengan harga komoditas dan beberapa kebijakan yang dilakukan sampai dengan 2025 ini," ujar Askolani dalam RDP dengan Komisi XI, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Basmi Rente Impor: Jangan Macam-Macam!

Lebih lanjut, Askolani merinci bahwa penerimaan Bea Masuk pada Kuartal I 2025 mencapai 11,3% dari target. Meskipun tren penerimaan Bea Masuk menunjukkan peningkatan sejak tahun 2020 hingga 2024 yang mencapai Rp53 triliun, angka Rp11,3 triliun pada kuartal ini mengalami kontraksi sebesar 5,9% dibandingkan kuartal I 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Rekomendasi
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved