Tarif Trump Akhirnya Luluh, Berikut Kronologi Perang Dagang AS dan China

Selasa, 13 Mei 2025 - 12:54 WIB
loading...
A A A
Hubungan perdagangan antara AS dan China naik turun, ketika Trump memberlakukan tarif terberatnya hingga saat ini terhadap puluhan mitra dagang AS sebelum secara tiba-tiba membalikkan keputusan tersebut selama 90 hari untuk setiap negara kecuali China. Tapi pada awal pekan kemarin, Ia menghentikan sementara tarif terhadap China dan menurunkannya.

Berikut kronologis perang tarif AS dan China pada tahun 2025.

1 Februari
Semuanya diawali pada 1 Februari lalu, ketika AS memberlakukan tarif dasar 10% kepada semua produk impor dari semua negara mitra dagang Negeri Paman Sam -julukan AS-.

4 Februari
Kebijakan AS itu langsung direspons China dengan penerapan tarif 10% untuk gas, batu bara dan beberapa komoditas pertanian.

10 Februari
Tidak berhenti sampai disitu, AS lantas memperluas kebijakan tarif impor dengan menyasar kepada produk baja dan alumunium. AS saat itu mematok tarif tinggi mencapai 25%.

4 Maret
China kembali menerapkan aksi balasan lewat tarif 10% kepada produk makanan dan minuman dari AS, ditambah barang-barang pertanian.

26 Maret
Tarif AS belum berakhir, bahkan kali ini membidik kepada produsen mobil dan onderdil kendaraan.

April
- Pada bulan ini AS menaikkan tarif secara teratur, mulai dari 54% (2 April), 104% (8 April), 145% (9 April), hingga akhirnya turun 30% (12 Mei)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
Pertemuan Xi Jinping...
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Gagal Buat Terobosan Perang Iran, Ini 3 Faktanya
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Rekomendasi
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Jelang Lawan Arab Saudi,...
Jelang Lawan Arab Saudi, Yamal Belum Siap Main 90 Menit
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved