Defisit dan Utang AS Mengkhawatirkan, Peringkat Kredit Dipangkas Moody’s Jadi Negatif
Sabtu, 17 Mei 2025 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
Peringkat kredit yang lebih rendah berarti, negara berada dalam kemungkinan lebih besar default utang, dan umumnya menghadapi biaya pinjaman yang lebih tinggi.
Meski begitu Moody's menerangkan, bahwa AS "mempertahankan kekuatan kredit yang luar biasa seperti ukuran, daya tahan, dan dinamisme serta peran terus-menerus dari dolar AS sebagai mata uang cadangan global."
Baca Juga: Defisit Perdagangan AS Meledak ke Rekor Tertinggi Rp2.290 Triliun per Maret 2025
"Kami mengakui kekuatan ekonomi dan keuangan AS yang signifikan, dan kami percaya bahwa ini tidak lagi sepenuhnya menutupi penurunan dalam metrik fiskal," tulis Moody's dalam sebuah pernyataan.
Meski begitu Moody's menerangkan, bahwa AS "mempertahankan kekuatan kredit yang luar biasa seperti ukuran, daya tahan, dan dinamisme serta peran terus-menerus dari dolar AS sebagai mata uang cadangan global."
Baca Juga: Defisit Perdagangan AS Meledak ke Rekor Tertinggi Rp2.290 Triliun per Maret 2025
"Kami mengakui kekuatan ekonomi dan keuangan AS yang signifikan, dan kami percaya bahwa ini tidak lagi sepenuhnya menutupi penurunan dalam metrik fiskal," tulis Moody's dalam sebuah pernyataan.
(akr)
Lihat Juga :