Siap-siap! China Bakal Tagih Utang Rp564,1 Triliun ke Negara Berkembang

Rabu, 28 Mei 2025 - 08:40 WIB
loading...
Siap-siap! China Bakal...
Pembayaran utang kepada China oleh negara-negara berkembang di 2025 tercatat mencapai USD35 miliar yang setara Rp564,1 triliun, dimana USD22 miliar di antaranya akan dibayarkan oleh 75 negara termiskin. Foto/Dok
A A A
SYDNEY - Negara- negara termiskin di dunia dijadwalkan akan melakukan pembayaran utang China hingga mencetak rekor pada tahun 2025 atas pinjaman yang diberikan satu dekade sebelumnya sebagai bagian dari Belt and Road Initiative . Hal ini diungkap dalam sebuah laporan dari lembaga think tank, Lowy Institute yang berbasis di Sydney.

Di bawah inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden China Xi, Jinping pada tahun 2013, Beijing meminjamkan miliaran dolar untuk membangun infrastruktur yang menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika, sekaligus berusaha untuk membangun perdagangan dan memperkuat pengaruhnya.

Pembayaran utang kepada China oleh negara-negara berkembang pada tahun 2025 tercatat mencapai USD35 miliar yang setara Rp564,1 triliun (dengan kurs Rp16.118 per USD), dimana USD22 miliar di antaranya akan dibayarkan oleh 75 negara termiskin dan paling rentan di dunia. Kondisi tersebut berisiko mengancam pengeluaran negara termiskin untuk kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga: Daftar 30 Negara dengan Utang China Terbesar, Indonesia Urutan Berapa?

"Selama sisa dekade ini, China akan lebih menjadi pengumpul utang daripada bankir bagi dunia yang sedang berkembang," kata Riley Duke, penulis laporan tersebut seperti dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Rekomendasi
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved