Menakar Efek Perang Iran vs Israel ke Ekonomi: Merusak Ekspor dan Kerek Tarif 50%

Senin, 16 Juni 2025 - 16:02 WIB
loading...
A A A
Selat Laut Merah sangat vital dalam lalu lintas kontainer global yang mencapai 30% serta 12% untuk perdagangan dunia. Ekspor India ke Israel mengalami penurunan tajam menjadi USD2,1 miliar pada periode 2024-2025 dari USD4,5 miliar pada 2023-24.

Impor dari Israel juga turun menjadi USD1,6 miliar pada tahun fiskal kemarin, dari USD 2,0 miliar pada 2023-2024. Demikian pula, ekspor ke Iran sebesar USD1,4 miliar, yang berada pada tingkat yang sama untuk periode 2024-25 seperti pada 2023-24, juga bisa terkena dampak.

Impor India dari Iran tercatat sebesar USD441 juta di FY25 dibandingkan dengan USD625 juta pada tahun sebelumnya. Konflik ini menambah tekanan yang dialami perdagangan dunia setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif tinggi.

Baca Juga: Iran Siap Perang Panjang untuk Matikan Mesin Perang Israel

Berdasarkan dampak perang tarif, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) telah menyatakan bahwa perdagangan global akan menyusut 0,2% pada tahun 2025 dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yang memperkirakan pertumbuhan 2,7%.

Ekspor keseluruhan India yang tumbuh 6% secara year to year (YoY) menjadi USD825 miliar pada tahun 2024-25 diharapkan mencapai USD1 triliun di akhir tahun ini, menurut FIEO, dan bisa sangat jauh dari target akibat ketidakpastian geopolitik yang kembali memanas.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Rekomendasi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved