Menakar Efek Perang Iran vs Israel ke Ekonomi: Merusak Ekspor dan Kerek Tarif 50%

Senin, 16 Juni 2025 - 16:02 WIB
loading...
Menakar Efek Perang...
Perang Iran-Israel semakin meningkatkan ketidakpastian ekonomi global, hingga berdampak pada perdagangan dunia. Foto/Ilustrasi AI
A A A
JAKARTA - Perang Iran vs Israel semakin meningkatkan ketidakpastian ekonomi global, hingga berdampak pada perdagangan dunia . Para eksportir memperkirakan, efek perang Iran-Israel bisa mengerek tarif pengiriman melalui udara hingga laut.

Mereka mengatakan, bahwa ekspor India ke Eropa dan negara-negara seperti Rusia mungkin akan terdampak akibat perang ini. Jika konflik terus berlanjut dalam waktu lama, pergerakan kapal melalui jalur seperti Selat Hormuz antara Iran dan UEA (Uni Emirate Arab), serta Laut Merah akan terpengaruh.

"Perang akan semakin merugikan perdagangan global. Situasi sudah mulai membaik, akan tetapi sekarang perdagangan akan kembali terpengaruh. Ekspor ke Eropa dan negara-negara seperti Rusia mungkin akan terpukul. Tarif angkutan dan asuransi diperkirakan akan meningkat," kata Presiden Federasi Organisasi Ekspor India (FIEO), S C Ralhan seperti dilansir The Economic.

Ia mengungkapkan, konsinyasi ekspor India secara bertahap mulai bergerak melalui rute Laut Merah, akan tetapi kini sekali lagi bakal terpengaruh. Baca Juga: Bagaimana Perang Israel-Iran Mempengaruhi Harga Energi, Begini Penjelasannya

"Dampak langsung dari konflik (Israel dan Iran) bakal berupa kenaikan biaya pengiriman dan asuransi setelah periode tenang saat jalur Laut Merah perlahan kembali normal," kata S K Saraf, pendiri dan Chairman Technocraft Industries Ltd yang berbasis di Mumbai.

Ditambahkan juga olehnya bahwa, jika perang Iran-Israel berlanjut selama satu pekan, maka situasinya bakal sulit bagi perdagangan global. "Iran dan Israel juga merupakan mitra dagang besar kami," ungkap Saraf.

Kapal kargo secara bertahap sudah mulai kembali ke jalur Laut Merah, yang bisa menghemat waktu 15-20 hari saat menuju AS dan Eropa dari India dan bagian lain di Asia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Rekomendasi
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved