Mulan Jameela Bingung Harga Vaksin Covid-19 Versi Erick dan Bambang Brodjo Berbeda

Selasa, 08 September 2020 - 19:36 WIB
loading...
Mulan Jameela Bingung...
Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Mulan Jameela mengaku, bingung mengenai harga vaksin covid-19 yang berbeda. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Mulan Jameela mengaku, bingung mengenai harga vaksin covid-19 yang berbeda. Di antaranya harga vaksin yang diungkapkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menristek Bambang Brodjonegoro tidak sama.

(Baca Juga: Hati-hati! Klaim Herbal Sembuhkan Covid-19 Marak di Pasaran, Cek Saja ke BPOM )

Pasalnya Bambang Brodjo menyebut, berdasarkan perkiraaan Lembaga Eijkman harga vaksin USD 5 per dosis. Sementara Erick Thohir, kata Mulan, menerangkan harga vaksinnya antara USD5 hingga USD30.

"Yang terhormat komisi 7 saya merasa bingung tentang harga vaksin. Karena ini menimbulkan pertanyaan karena beberapa waktu terakhir Bapak Erick Thohir menyampaikan tentang harga vaksin yang bervariasi antara USD 5-30. Dengan rencana pemberian vaksin 2 kali suntik untuk satu orang, satu kali vaksin ditanggung pemerintah sedangkan satu kali suntik vaksinnya ditanggung mandiri atau orang tersebut," ujar Mulan dalam rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

(Baca Juga: Kemarin Pusing Nyari Vaksin, Sekarang Ribet Nentuin Harganya )

Lebih lanjut dalam gelaran rapat Komisi VII dengan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro yang juga membahas tentang perkembangan vaksin covid-19. Mulan Jameela meminta agar harga yang diungkapkan Erick Thohir tidak dipakai karena membebani masyarakat.

"Dan saya berharap apa yang disampaikan Pak Erick Thohir bahwa rakyat harus terbebani dengan harus membayar satu kali vaksin itu tidak benar-benar terjadi, karena kalau iya kasian Pak. Apalagi harganya dapat yang dapat yang satu kali vaksin 20 dolar atau 30 dolar kan cukup berat ya Pak untuk masyarakat," katanya.

Dia menambahkan agar vaksin covid-19 ini bisa menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia. Serta, berharap vaksin covid-19 ini bisa cocok dengan masyarakat Indonesia.

"Bicara vaksin ini sangat ditunggu oleh masyarakat karena ada pemberitaan vaksin itu jadi angin segar bagi masyarakat, kami mendukung percepatan vaksin merah putih dan Insya Allah cocok dengan jenis covid di negara kita," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Siapkan 5...
Bio Farma Siapkan 5 Juta Dosis IndoVac untuk Booster Kedua Lansia
Vaksin Lokal IndoVac...
Vaksin Lokal IndoVac Bakal Diekspor ke Afrika, Nigeria Jadi yang Pertama
Uji Klinis Tahap 3 Vaksin...
Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19 BUMN Ditarget Rampung Bulan Ini
Masuk Tahap Pra Klinis,...
Masuk Tahap Pra Klinis, Bio Farma Antisipasi Kegagalan Vaksin Merah Putih
Alhamdulillah! Tahun...
Alhamdulillah! Tahun Depan Bio Farma Produksi 77 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Karyawan Pfizer Curi...
Karyawan Pfizer Curi Dokumen Rahasia Vaksin Covid-19, Sudah Bocor?
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Negara Asia Berinovasi dalam Teknologi Medis
Rekomendasi
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved