Rusia Incar Ladang Migas Baru di Indonesia, Ini Lokasinya
Jum'at, 20 Juni 2025 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
"Kami siap untuk bergabung dengan proyek-proyek baru di landas kontinen Indonesia, dan juga untuk meng-upgrade serta meningkatkan produktivitas ladang-ladang minyak yang sudah ada," tegas Putin.
Putin menyoroti kolaborasi antara perusahaan energi Rusia, seperti Rosneft dan Zarubezhneft, dengan Pertamina dalam pembangunan kilang minyak dan kompleks petrokimia di Jawa Timur. Proyek ini dinilai sebagai contoh konkret penguatan hubungan kedua negara di sektor energi.
Selain sektor migas, Rusia juga menyatakan keterbukaan untuk menjalin kerja sama di bidang energi baru, teknologi canggih, hingga pengembangan proyek nuklir untuk tujuan damai. "Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang nuklir, kesehatan, pertanian, dan pelatihan tenaga kerja," tambah Putin.
Baca Juga: Prabowo dan Putin Saksikan Pertukaran MoU Strategis, Investasi hingga Pendidikan
Putin menegaskan bahwa hubungan ekonomi kedua negara terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, nilai perdagangan antara Rusia dan Indonesia mencapai USD4,3 miliar, dan meningkat hingga 40 persen dalam empat bulan pertama 2025 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Putin menyoroti kolaborasi antara perusahaan energi Rusia, seperti Rosneft dan Zarubezhneft, dengan Pertamina dalam pembangunan kilang minyak dan kompleks petrokimia di Jawa Timur. Proyek ini dinilai sebagai contoh konkret penguatan hubungan kedua negara di sektor energi.
Selain sektor migas, Rusia juga menyatakan keterbukaan untuk menjalin kerja sama di bidang energi baru, teknologi canggih, hingga pengembangan proyek nuklir untuk tujuan damai. "Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang nuklir, kesehatan, pertanian, dan pelatihan tenaga kerja," tambah Putin.
Baca Juga: Prabowo dan Putin Saksikan Pertukaran MoU Strategis, Investasi hingga Pendidikan
Putin menegaskan bahwa hubungan ekonomi kedua negara terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, nilai perdagangan antara Rusia dan Indonesia mencapai USD4,3 miliar, dan meningkat hingga 40 persen dalam empat bulan pertama 2025 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Lihat Juga :