China Mulai Membangun Bendungan Terbesar di Dunia, India Ketakutan

Minggu, 27 Juli 2025 - 22:12 WIB
loading...
A A A
Selama akhir pekan kemarin, sebuah laporan Xinhua tentang kunjungan Li Qiang menyebutkan bahwa para insinyur akan melakukan pekerjaan 'penyelarasan' dan 'mengalihkan air melalui terowongan' untuk membangun lima pembangkit listrik bertingkat.

Xinhua juga melaporkan bahwa sebagian besar listrik yang akan dihasilkan dari bendungan pembangkit listrik tenaga air tersebut akan ditransmisikan keluar dari wilayah itu untuk digunakan di tempat lain, sambil memenuhi kebutuhan Tibet.

China telah mengawasi lembah yang curam dan sungai-sungai besar di barat pedesaan - di mana wilayah Tibet berada - untuk membangun mega bendungan dan stasiun pembangkit listrik tenaga air yang dapat mendukung kebutuhan listrik metropol metropolitan di timur negara tersebut.

Presiden Xi Jinping secara pribadi mendorong hal ini dalam kebijakan yang disebut 'xidiandongsong', atau 'mengirim listrik dari barat ke timur'. Baca Juga: 3 Pelabuhan Afrika yang Dibangun China, Jejak Kuat Tiongkok di Jalur Perdagangan Global

Pemerintah China dan media negara menyebutkan bendungan-bendungan ini sebagai solusi menguntungkan yang bisa mengurangi polusi dan menghasilkan energi bersih sambil memberdayakan penduduk pedesaan Tibet. Namun para aktivis mengatakan, bahwa bendungan-bendungan ini adalah contoh terbaru dari eksploitasi Beijing terhadap warga Tibet dan tanah mereka.

Namun beberapa penolakan terus diredam. Tahun lalu, pemerintah China menangkap ratusan orang Tibet yang melakukan memprotes terhadap pembangkit listrik tenaga air lainnya. Ada juga kekhawatiran lingkungan mengenai banjirnya lembah-lembah Tibet yang terkenal dengan keanekaragaman biologi mereka, serta bahaya yang mungkin timbul dari pembangunan bendungan di daerah yang dipenuhi dengan patahan sehingga bisa memicu gempa.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Rekomendasi
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved