Ekspor Perdana Alat Kesehatan, Entitas Anak MDLA Tembus Pasar Kamboja dan Timor Leste

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 17:51 WIB
loading...
Ekspor Perdana Alat...
PT Medela Potentia Tbk (MDLA), melalui entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM), memulai langkah strategisnya dengan melakukan ekspor perdana produk alat kesehatan ke Kamboja dan Timor Leste. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Medela Potentia Tbk (MDLA), melalui entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM), memulai langkah strategisnya dengan melakukan ekspor perdana produk alat kesehatan ke Kamboja dan Timor Leste. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar dan menempatkan Indonesia sebagai pemain global di sektor alat kesehatan.

Dua produk unggulan yang menjadi andalan dalam ekspor perdana ini adalah produk perawatan luka, yakni Stardec DecaFix dan Stardec DecaMed-T. Produk-produk ini diproduksi di fasilitas manufaktur PT DMM di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, dan akan didistribusikan ke berbagai fasilitas kesehatan serta apotek di kedua negara tujuan.

Direktur PT Deca Metric Medica, Stephen Febianto Kusumo, menyatakan bahwa ekspor ini merupakan langkah awal yang signifikan. "Kami yakin bisa melakukan penetrasi pasar secara lebih cepat dan efektif. Ini adalah pembuktian bahwa produk kami tidak hanya diterima di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/8).

Baca Juga: Medela Potentia Bersiap IPO, Ini Tiga Nakhoda di Balik Visi Perusahaan

Pemilihan Kamboja dan Timor Leste sebagai negara tujuan ekspor didasari oleh meningkatnya kebutuhan alat kesehatan di kedua negara sahabat tersebut. PT DMM meyakini produknya dapat memenuhi permintaan pasar, khususnya untuk kebutuhan perawatan luka di rumah sakit, klinik, dan apotek.

Stephen menambahkan, kepercayaan diri perusahaan untuk menembus pasar global didukung oleh kualitas produk yang telah memenuhi standar internasional, ditandai dengan sertifikasi ISO 13485:2016. "Sertifikasi ini menjadi fondasi penting bagi kami untuk bersaing, khususnya di kawasan ASEAN," katanya.

Direktur PT Medela Potentia, Edbert Orotodan, menjelaskan bahwa keberhasilan ekspor ini adalah hasil dari sinergi kuat antar unit bisnis di dalam perusahaan. "Ini bukan sekadar pengiriman produk, melainkan perwujudan nyata dari misi kami untuk memperluas akses produk kesehatan berkualitas karya anak bangsa," jelasnya.

Edbert memaparkan, ekspor perdana ini tak lepas dari potensi besar sektor alat kesehatan Indonesia. Pada 2024, nilai ekspor alat kesehatan Indonesia tercatat mencapai sekitar USD273 juta. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan global terhadap kualitas produk manufaktur Tanah Air.

"PT Medela Potentia Tbk melihat ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok alat kesehatan dunia," tambahnya.

Baca Juga: Medela Potentia Resmi Melantai di Bursa, Himpun Dana Rp685 Miliar

Langkah ekspor ini diharapkan dapat menjadi pintu gerbang bagi MDLA untuk penetrasi pasar yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya. Dengan demikian, MDLA turut mendorong peningkatan kontribusi ekspor sektor alat kesehatan Indonesia di kancah internasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Berita Terkini
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Infografis
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga...
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga Darat dan Air Buatan Anak Bangsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved