Buang Dolar AS, Penggunaan Rubel dalam Ekspor Rusia Sentuh Rekor Tertinggi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:29 WIB
loading...
Buang Dolar AS, Penggunaan...
Porsi transaksi ekspor Rusia dengan menggunakan rubel menyentuh rekor tertinggi pada bulan Juni, ketika Moskow terus konsisten meninggalkan dolar Amerika Serikat (USD). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Porsi transaksi ekspor Rusia dengan menggunakan rubel menyentuh rekor tertinggi pada bulan Juni, ketika Moskow terus konsisten meninggalkan dolar Amerika Serikat (USD) . Data bank sentral menunjukkan, Rusia terus beralih dari mata uang Barat di bawah sanksi.

Rubel menyumbang 55,5% dari penyelesaian transaksi ekspor bulan lalu, naik dari 52,4% pada bulan Mei. Bulan April menjadi pertama kalinya porsi mata uang Rubel melebihi 50% di semua wilayah perdagangan utama.

Rusia dan beberapa mitra perdagangannya telah berusaha mengurangi ketergantungan dolar AS dan pada sistem keuangan Barat sejak bank-bank besar Rusia terputus dari jaringan SWIFT pada tahun 2022 setelah eskalasi konflik Ukraina. Perusahaan-perusahaan mencari saluran pembayaran alternatif dan lebih banyak menggunakan mata uang nasional.

Menurut bank sentral, ekspor pada bulan Juni mencapai USD33 miliar, sehingga total kuartal kedua menyentuh angka USD100 miliar dan hasil setengah tahun pertama mencapai USD196,1 miliar. Baca Juga: Perusahaan Rusia Kehilangan Minat ke Mata Uang Asing, Rubel Menguat 7 Bulan Beruntun

Ekonom mengatakan, bahwa mitra dagang Rusia - selain yang menggunakan mata uang global utama seperti dolar AS atau euro -, kini semakin memilih pembayaran dengan rubel untuk menghindari biaya konversi dan mendapatkan syarat yang lebih baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Rekomendasi
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved