Trump Ikut Campur Tangan Urusan The Fed: Beri Perintah Pecat Pejabat Bank Lisa Cook

Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:31 WIB
loading...
Trump Ikut Campur Tangan...
Presiden Amerika Serikat atau AS, Donald Trump mengatakan, bakal segera memecat pejabat Federal Reserve (The Fed), Lisa Cook dari posisinya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat atau AS, Donald Trump mengatakan, bakal segera memecat pejabat Federal Reserve ( The Fed ), Lisa Cook dari posisinya. Kabar ini menjadi sebuah eskalasi besar dalam konflik antara Trump dan bank sentral AS alias Fed.

Trump mengungkap, ada "alasan yang cukup" untuk percaya bahwa Cook telah membuat pernyataan palsu tentang perjanjian hipotek, dan kekuasaan konstitusi yang dipegang kata Trump memungkinkan dirinya untuk memberhentikan pejabat The Fed tersebut.

Sebagai respons, Cook menerangkan bahwa Trump tidak memiliki wewenang untuk memecatnya dan dia tidak akan mengundurkan diri. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, ketika presiden memberhentikan seorang petinggi bank sentral.

Baca Juga: Trump Desak The Fed Pangkas Bunga Acuan 1%, Sebut Powell Rugikan Negara

Belakangan seperti diketahui Trump memberikan tekanan yang semakin besar pada Fed, terutama ketuanya Jerome Powell atas apa yang dia lihat sebagai ketidakberanian untuk menurunkan suku bunga.

Cook merupakan salah satu dari tujuh anggota dewan Gubernur The Fed, dan di posisi ini dia duduk di komite yang terdiri dari 12 anggota yang bertanggung jawab untuk menetapkan suku bunga di AS. Dia memberikan suara bersama Powell dan sebagian besar anggota komite lainnya untuk mempertahankan suku bunga AS pada pertemuan penetapan suku bunga Fed yang terakhir di akhir Juli, lalu.

Dia diangkat oleh pendahulu Trump yakni Joe Biden pada tahun 2022 dan merupakan wanita Afrika-Amerika pertama yang menjabat dalam peran tersebut. Keputusan Trump mencopot Cook kemungkinan akan menimbulkan pertanyaan hukum, ketika para ahli mengingatkan bahwa Gedung Putih perlu menunjukkan bahwa mereka memiliki alasan yang cukup untuk memecatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved