Sri Mulyani Janji Tak Ada Kenaikan Pajak di 2026

Selasa, 02 September 2025 - 15:37 WIB
loading...
Sri Mulyani Janji Tak...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan tidak akan ada kenaikan tarif pajak maupun pengenaan jenis pajak baru di 2026. Kebijakan ini diambil meskipun kebutuhan belanja negara diproyeksikan meningkat. Pemerintah akan lebih memprioritaskan peningkatan kepatuhan wajib pajak dan perbaikan tata kelola sebagai strategi untuk mengerek penerimaan negara.

"Kebutuhan negara dan bangsa begitu banyak, maka pendapatan negara terus kami tingkatkan tanpa adanya kebijakan-kebijakan baru," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Selasa (2/9).

Baca Juga: Anies Singgung Lagi soal Pajak: Sudah Tertib Kok Malah Diperas Terus?

Menurut dia pemerintah akan berupaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak agar masyarakat yang berkewajiban membayar pajak dapat melakukannya dengan mudah dan patuh. Sementara itu, kelompok masyarakat yang tidak mampu akan terus mendapatkan dukungan dari negara.

Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan seperti pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) bagi pengusaha UMKM dengan omzet di bawah Rp500 juta. Selain itu, untuk omzet di atas Rp500 juta hingga Rp4,8 miliar pajak final yang dikenakan hanya 0,5 persen.

Pemerintah juga memastikan tidak mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sektor kesehatan dan pendidikan. Sri Mulyani menegaskan, masyarakat dengan pendapatan di bawah Rp60 juta per tahun juga akan tetap dibebaskan dari pajak.

Terkait dengan postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, dinilai sehat dan berkelanjutan dengan fokus utama mendukung agenda prioritas presiden Prabowo Subianto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Rekomendasi
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved