Setoran Pajak Seret, Purbaya Masih Butuh Rp781,6 Triliun Capai Target 2025
Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
Secara keseluruhan, penerimaan perpajakan termasuk bea dan cukai mencapai Rp1.516,6 triliun atau menurun 2,9% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.561,6 triliun. Kondisi tersebut menandakan perlambatan aktivitas ekonomi di sejumlah sektor unggulan yang selama ini menjadi penopang utama penerimaan negara.
Baca Juga: Purbaya: Suntikan Rp200 Triliun ke Himbara Dongkrak Uang Beredar 13,2%
Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi fiskal tetap terjaga. Hingga September 2025, defisit APBN tercatat Rp206,8 triliun atau 0,81% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan defisit pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp240,4 triliun atau 0,92% terhadap PDB.
Purbaya menegaskan, pemerintah akan terus menjaga keseimbangan antara penerimaan dan belanja negara guna memastikan keberlanjutan pembangunan dan stabilitas ekonomi. "Kinerja fiskal kita masih solid, dan pemerintah berkomitmen untuk tetap disiplin menjaga defisit di level yang aman," jelasnya.
Baca Juga: Purbaya: Suntikan Rp200 Triliun ke Himbara Dongkrak Uang Beredar 13,2%
Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi fiskal tetap terjaga. Hingga September 2025, defisit APBN tercatat Rp206,8 triliun atau 0,81% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan defisit pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp240,4 triliun atau 0,92% terhadap PDB.
Purbaya menegaskan, pemerintah akan terus menjaga keseimbangan antara penerimaan dan belanja negara guna memastikan keberlanjutan pembangunan dan stabilitas ekonomi. "Kinerja fiskal kita masih solid, dan pemerintah berkomitmen untuk tetap disiplin menjaga defisit di level yang aman," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :