The Fed Kembali Pangkas Suku Bunga AS, Sentuh Level Terendah 3 Tahun

Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:18 WIB
loading...
A A A
Dalam aksi pemotongan suku bunga terbaru, Fed menurunkan suku bunga utamanya ke level terendah dalam tiga tahun, meringankan biaya pinjaman di seluruh AS. Perlambatan dalam perekrutan pekerjaan mendorong Fed untuk memulai kembali siklus pemotongan suku bunga pada bulan September.

Dalam pernyataan resminya, bank sentral menegaskan kembali bahwa "pertumbuhan sektor tenaga kerja terlihat melambat tahun ini" dan bahwa tingkat pengangguran, meskipun masih rendah hingga akhir musim panas, kini "sedikit meningkat".

Dalam konferensi pers setelah pemotongan suku bunga, Ketua Fed, Jerome Powell menyebutkan== pasar tenaga kerja "kurang dinamis dan agak melambat" dibandingkan awal tahun ini, sebagian disebabkan oleh penurunan imigrasi.

Namun, Ia mengatakan kelemahan di pasar kerja tampaknya tidak meningkat dengan cepat. Tetapi shutdown pemerintah yang sedang berlangsung telah menunda rilis laporan resmi sektor ketenagakerjaan secara bulanan untuk September, membatasi wawasan bank sentral tentang bagaimana pasar tenaga kerja sejak pertemuan terakhir mereka.

Sumber alternatif termasuk data sektor swasta menunjukkan tren berkelanjutan dari perekrutan yang lamban. Ekonomi AS kehilangan 32.000 pekerjaan pada bulan September, menurut data dari perusahaan payroll ADP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai Pertemuan The Fed, Investor Waspadai Sinyal Hawkish
Sektor Perbankan dan...
Sektor Perbankan dan Keuangan UEA Digoyang Perang AS-Iran, Begini Kondisinya
Gebrakan Baru BRICS:...
Gebrakan Baru BRICS: Integrasikan Mata Uang Digital, Bye-bye Dolar AS?
Rupiah Loyo ke Rp16.798,...
Rupiah Loyo ke Rp16.798, Imbas Trump Dukung Kevin Warsh jadi Bos The Fed
Bergaji Rp540 Juta per...
Bergaji Rp540 Juta per Tahun, Warga Kelas Pekerja AS Berbondong-bondong Gabung Militer
Uni Eropa Bekukan Aset...
Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Rekomendasi
KPK Tahan Wamen Imipas...
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Berita Terkini
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved