Pertachem dan Pupuk Kaltim Sinergi Perkuat Rantai Pasok Industri Kimia

Selasa, 18 November 2025 - 12:32 WIB
loading...
Pertachem dan Pupuk...
Pertachem dan Pupuk Kaltim menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait jual beli produk Soda Ash untuk pasar domestik. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem), entitas usaha dalam Group PT Pertamina Patra Niaga, resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait jual beli produk Soda Ash untuk pasar domestik. Kesepakatan ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat pasokan bahan baku industri kimia nasional.

Kerja sama tersebut akan mendukung pemenuhan kebutuhan industri kaca, deterjen, pengolahan air, hingga sektor energi seperti Pertamina Hulu Rokan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor Soda Ash, yang selama ini diperlukan untuk berbagai kebutuhan industri manufaktur.

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata sinergi antar entitas BUMN untuk memperkuat ekosistem industri petrokimia nasional. Kami optimistis, kerja sama ini tidak hanya memperluas portofolio Pertachem, tetapi juga berkontribusi pada kemandirian bahan baku dalam negeri serta efisiensi rantai pasok nasional," ujar Direktur Utama Pertachem, Oos Kosasih dalam keterangan tertulis, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga: Pasarkan Produk Green Coke, Pertachem Dorong Hilirisasi Nasional

Reputasi Pertachem sebagai distributor bahan kimia strategis pun tercermin dari capaian peringkat Top 10 Asia Pacific Chemical Distributor versi ICIS. Perusahaan ini berperan dalam menjembatani kebutuhan industri nasional melalui pemasaran produk petrokimia yang andal dan kompetitif di pasar regional.



Di sisi lain, Pupuk Kaltim saat ini tengah membangun pabrik Soda Ash pertama di Indonesia dengan kapasitas 300 ribu ton per tahun dan produksi Ammonium Chloride sebesar 300 ribu ton per tahun. Fasilitas tersebut ditargetkan beroperasi pada Maret 2028 dan menjadi tonggak kemandirian pasokan bahan baku dalam negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NHM Dorong Pembelajaran...
NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC
Elnusa Petrofin Perkuat...
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Energi Nasional
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi dengan Korlantas Polri dan BPH Migas, Pastikan Subsidi BBM Tepat Sasaran
SIG Buka Peluang Kolaborasi...
SIG Buka Peluang Kolaborasi Global di INTERCEM Asia 2026
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Jajaki Sinergi Layanan di Pelabuhan Benoa
Tingkatkan Kesadaran...
Tingkatkan Kesadaran Asuransi di Masyarakat, 2026 Jadi Tahun Kolaborasi
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved