Blokir Total Gas Rusia di 2027, Uni Eropa Digugat Anggotanya

Jum'at, 05 Desember 2025 - 14:53 WIB
loading...
Blokir Total Gas Rusia...
Uni Eropa (UE) mencapai kesepakatan untuk menghentikan secara bertahap impor gas dari Rusia pada akhir 2027. FOTO/dok.SindoNews
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) mencapai kesepakatan untuk menghentikan secara bertahap impor gas dari Rusia pada akhir 2027 sebagai langkah strategis mengakhiri ketergantungan energi yang telah berlangsung puluhan tahun. Kesepakatan yang dicapai pada Rabu dini hari itu merupakan hasil pertemuan antara perwakilan negara anggota dan Parlemen Eropa, menyusul proposal Komisi Eropa yang diajukan sejak Juni lalu.

Dalam kebijakan baru ini, UE juga akan menghentikan impor gas alam cair (LNG) Rusia pada akhir 2026 dan mengakhiri pembelian gas pipa pada September 2027. Penghentian bertahap itu menjadi bagian dari paket aturan yang lebih luas untuk memperkuat ketahanan energi blok tersebut pascainvasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

"Hari ini kami menghentikan impor tersebut secara permanen. Dengan menguras kas perang Putin, kami menunjukkan solidaritas kepada Ukraina dan membuka jalan bagi kemitraan energi serta peluang baru bagi sektor ini," ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pernyataannya dikutip dari Reuters, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Danai Perang, Rusia Pertama Kalinya Jual Obligasi dalam Yuan China

Namun, keputusan tersebut memicu penolakan dari Hungaria dan Slovakia, dua negara yang masih sangat bergantung pada pasokan energi Rusia. Pemerintah Hungaria menegaskan akan menggugat regulasi tersebut ke Pengadilan Uni Eropa karena menilai aturan itu dipaksakan melalui jalur kebijakan perdagangan agar tidak memerlukan persetujuan bulat dari seluruh anggota.

"Menerima dan melaksanakan perintah dari Brussel ini adalah hal yang mustahil bagi Hungaria," ujar Menteri Luar Negeri Peter Szijjarto dalam pengarahan yang disiarkan langsung. Slovakia juga menyatakan tengah mempertimbangkan opsi gugatan hukum serupa karena khawatir biaya energi yang lebih tinggi dapat menekan perekonomian nasional.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Rekomendasi
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved