Pantau Jaringan Fiber dan Baca Potensi Gangguan, Telkom Akses Punya Pusat Kendali
Senin, 08 Desember 2025 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, GIS-Based Plant Record untuk memastikan data infrastruktur fiber selalu terbarui. Ketiga, layanan Order Management yang mengatur bantuan teknis, pengendalian pekerjaan, hingga pelaporan kinerja secara berkesinambungan.
Telkom Akses juga memperbaiki sisi internal, khususnya pengelolaan teknisi dan material. Ambari menyebut kualitas SDM menjadi perhatian utama, disertai pelatihan dan sertifikasi yang lebih terukur. Pada saat yang sama, pemantauan material dan alat kerja kini digerakkan melalui sistem digital agar lebih presisi dan meminimalkan selisih data.
Pelaksanaan operasional sehari-hari di bawah Direktorat Operation kini ditopang oleh Workforce Management (WFM) yang sepenuhnya dikelola Telkom Akses. Seluruh kebutuhan teknisi, mulai dari absensi, penerimaan order hingga quality control, tersedia dalam aplikasi Lensa dan bisa dipantau melalui aplikasi Lensa Flow secara realtime.
Baca Juga: IBrite, Inovasi Telkom Akses Permudah Monitoring Penggelaran Fiber Optik
“Dulu pengelolaan teknisi dilakukan oleh Telkom. Sekarang seluruh manajemen teknisi -dari absensi, manajemen order hingga quality control-dikelola sendiri oleh Telkom Akses. Telkom hanya mengirimkan order,” ujar Ambari.
Dengan sistem yang lebih terpusat dan berbasis data, perusahaan menargetkan proses perbaikan gangguan yang lebih cepat dan terkendali. “Tujuan akhirnya sederhana, layanan harus semakin cepat, presisi, dan berkualitas. Transformasi operasional ini adalah fondasinya,” tutup Ambari.
Telkom Akses juga memperbaiki sisi internal, khususnya pengelolaan teknisi dan material. Ambari menyebut kualitas SDM menjadi perhatian utama, disertai pelatihan dan sertifikasi yang lebih terukur. Pada saat yang sama, pemantauan material dan alat kerja kini digerakkan melalui sistem digital agar lebih presisi dan meminimalkan selisih data.
Pelaksanaan operasional sehari-hari di bawah Direktorat Operation kini ditopang oleh Workforce Management (WFM) yang sepenuhnya dikelola Telkom Akses. Seluruh kebutuhan teknisi, mulai dari absensi, penerimaan order hingga quality control, tersedia dalam aplikasi Lensa dan bisa dipantau melalui aplikasi Lensa Flow secara realtime.
Baca Juga: IBrite, Inovasi Telkom Akses Permudah Monitoring Penggelaran Fiber Optik
“Dulu pengelolaan teknisi dilakukan oleh Telkom. Sekarang seluruh manajemen teknisi -dari absensi, manajemen order hingga quality control-dikelola sendiri oleh Telkom Akses. Telkom hanya mengirimkan order,” ujar Ambari.
Dengan sistem yang lebih terpusat dan berbasis data, perusahaan menargetkan proses perbaikan gangguan yang lebih cepat dan terkendali. “Tujuan akhirnya sederhana, layanan harus semakin cepat, presisi, dan berkualitas. Transformasi operasional ini adalah fondasinya,” tutup Ambari.
(akr)
Lihat Juga :