Brasil dan China Kian Solid, Dorong Yuan Jadi Alternatif Dolar AS dalam Perdagangan BRICS

Senin, 15 Desember 2025 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Di tingkat BRICS, dedolarisasi lebih banyak berjalan secara praktis ketimbang melalui pembentukan mata uang tunggal. Penyelesaian perdagangan bilateral dan pembiayaan infrastruktur menggunakan mata uang lokal menjadi jalur utama yang ditempuh negara-negara anggota.

Baca Juga: PM Australia Nyatakan Penembakan Massal Pantai Bondi sebagai Serangan Teroris, 16 Tewas

Rusia, misalnya, mengonfirmasi bahwa sekitar 90 persen perdagangan dengan negara-negara BRICS pada 2024 telah menggunakan mata uang lokal. Sementara itu, China terus memangkas kepemilikan obligasi pemerintah AS hingga mencapai 700,5 miliar dolar AS pada September 2025, level terendah dalam 17 tahun terakhir.

Jian menambahkan Presiden Xi Jinping memandang yuan sebagai mata uang yang ditopang oleh kekuatan produktivitas ekonomi, berbeda dengan dolar yang dinilai lebih banyak berperan dalam aktivitas spekulasi keuangan. Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat perbedaan pandangan di internal otoritas keuangan China, terutama terkait kehati-hatian terhadap risiko sanksi Amerika Serikat jika dedolarisasi dilakukan terlalu agresif.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved