Trump dan Xi Jinping Damai, Ekspor Harta Karun Langka China Melonjak 13%

Jum'at, 19 Desember 2025 - 07:55 WIB
loading...
Trump dan Xi Jinping...
Seorang pekerja menyiram lokasi tambang logam tanah jarang di Kabupaten Nancheng, Provinsi Jiangxi, pada 16 Januari 2011. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Ekspor produk bumi langka China melonjak pada November seiring meredanya ketegangan dagang antara Beijing dan Washington. Data Bea Cukai yang dihimpun Bloomberg menunjukkan China mengirimkan 6.958 ton produk bumi langka pada November, naik 13% dibandingkan bulan sebelumnya dan menjadi capaian bulanan tertinggi ketiga sepanjang sejarah.

Lonjakan tersebut menandai pemulihan signifikan arus mineral kritis yang dibutuhkan industri kendaraan listrik, sistem persenjataan, dan manufaktur teknologi tinggi. Kenaikan ekspor terjadi setelah tercapainya gencatan senjata dagang selama satu tahun antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada Oktober, usai berbulan-bulan gangguan akibat pengetatan kontrol ekspor yang diterapkan Beijing sejak April.

Baca Juga: India Tak Gentar Sanksi AS, Impor Minyak Rusia Tembus 1,2 Juta Barel/Hari

Kementerian Perdagangan China mengonfirmasi telah mulai melonggarkan perizinan ekspor bumi langka sebagai bagian dari implementasi kesepakatan tersebut. "Kami telah menerima dan menyetujui permohonan lisensi ekspor umum untuk item terkait bumi langka yang diajukan oleh beberapa eksportir China," kata juru bicara kementerian, He Yadong, dalam konferensi pers.

Sebelumnya, ekspor sempat anjlok ketika China mengancam memperketat kontrol bumi langka di tengah eskalasi perang dagang. Namun, pengiriman mulai pulih sejak Juli setelah Trump mengumumkan kerangka rekonsiliasi, yang kemudian disahkan dalam pertemuan bilateral pada Oktober di Korea Selatan.

Pada Agustus, ekspor bahkan mencetak rekor 7.336 ton. Dengan capaian tersebut, total pengiriman hingga November mempersempit penurunan ekspor sepanjang tahun menjadi sekitar 2%, mencerminkan pemulihan bertahap setelah tekanan berkepanjangan pada rantai pasok global.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Merasakan Liburan yang...
Merasakan Liburan yang Berkesan dengan Menjelajahi Beijing dan Shanghai
Rekomendasi
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Kasus Covid-19 di Pedesaan...
Kasus Covid-19 di Pedesaan China Mulai Naik, Xi Jinping Resah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved