Insentif Kartu PraKerja Dipakai Bayar Cicilan Motor, Mau Tahu Apa Lagi?
Rabu, 16 September 2020 - 04:59 WIB
loading...
Setiap domisili peserta Kartu Pra Kerja terlihat penggunaannya berbeda-beda, ada juga yang menyatakan untuk membayar cicilan motor. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Dana sebesar Rp1,6 triliun sudah dicairkan oleh pemerintah kepada 1,2 juta peserta program Kartu Pra Kerja . Berdasarkan hasil survei dari pihak Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja, mayoritas uang itu digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
(Baca Juga: Total Insentif Rp1,6 Triliun Sudah Dikantongi Peserta Kartu PraKerja )
"96% dari insentif itu dipakai untuk membeli bahan pangan, 75% penerima Kartu Prakerja mengatakan untuk membayar listrik, 69% untuk beli bensin/solar, 68% untuk beli pulsa/paket internet, 60% untuk transportasi," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/9).
Dia menjelaskan, setiap domisili peserta Kartu Pra Kerja terlihat penggunaannya berbeda-beda. Ada juga yang menyatakan untuk membayar cicilan utangnya.
"Misalnya DKI, dari Rp600.000 adalah untuk bayar cicilan motor, ada yang untuk bayar utang, untuk modal usaha. Jadi tiap provinsi beda-beda respons dari penerima Kartu Prakerja," ujarnya.
(Baca Juga: Total Insentif Rp1,6 Triliun Sudah Dikantongi Peserta Kartu PraKerja )
"96% dari insentif itu dipakai untuk membeli bahan pangan, 75% penerima Kartu Prakerja mengatakan untuk membayar listrik, 69% untuk beli bensin/solar, 68% untuk beli pulsa/paket internet, 60% untuk transportasi," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/9).
Dia menjelaskan, setiap domisili peserta Kartu Pra Kerja terlihat penggunaannya berbeda-beda. Ada juga yang menyatakan untuk membayar cicilan utangnya.
"Misalnya DKI, dari Rp600.000 adalah untuk bayar cicilan motor, ada yang untuk bayar utang, untuk modal usaha. Jadi tiap provinsi beda-beda respons dari penerima Kartu Prakerja," ujarnya.
Lihat Juga :